
Foto bersama para peserta Campus League Badminton Regional Semarang dengan para referee dan panitia seusai Technical Meeting di Polytron Stadium, Universitas Diponegoro, Senin (24/8) - (Ragib Riandy/Campus League)
Persaingan menuju The Nationals Campus League Badminton Season 1 akan segera dimulai. Sebanyak 17 perguruan tinggi dari enam kota siap bersaing di Regional Semarang yang berlangsung pada 26–29 Agustus 2026.
Para peserta tidak hanya datang dari Semarang dan sekitarnya. Polytron Stadium di Universitas Diponegoro sebagai venue Regional Semarang akan menjadi titik temu dengan kampus-kampus dari Surabaya, Yogyakarta, Surakarta, Purwokerto, hingga Makassar.
Kesiapan mereka memasuki kompetisi dimatangkan melalui Technical Meeting yang digelar di Polytron Stadium, Senin (24/8). Pertemuan itu juga untuk memastikan seluruh kampus memiliki pemahaman yang sama mengenai regulasi, format pertandingan, dan berbagai ketentuan teknis sebelum pertandingan dimulai.
"Kami menargetkan tampil sebaik mungkin untuk meraih prestasi," ujar Hafiz Aditya Rahmadany, ofisial dari Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya, selepas mengikuti Techinical Meeting.
UINSA adalah salah satu kampus yang akan tampil di semua kategori dan nomor. Campus League Badminton Season 1 akan memainkan kategori individu putra-putri dengan nomor tunggal, ganda, hingga nomor 3vs3 campuran (dua putra, satu putri). Sedangkan kategori individu akan memainkan lima nomor per set dengan format skor baru reli poin 55.
"Kami sudah beradaptasi dan berlatih dengan format skor baru. Jadi, kami siap untuk melakoni Badminton Regional Semarang," tutur Hafiz.
Selain UINSA, Surabaya akan diwakili oleh Universitas Airlangga, Universitas Negeri Surabaya, dan Universitas Surabaya --kampus yang menjuarai Campus League Basketball Putri Season 1. Sedangkan dari Yogyakarta akan hadir Universitas Gadjah Mada, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Universitas Islam Indonesia.
Sementara Semarang diwakili oleh tuan rumah Undip, Universitas Negeri Semarang, Universitas Terbuka Semarang, dan Soegijapranata Catholic University. Adapun Surakarta mengirim tiga wakil, yakni Universitas Sebelas Maret, Universitas Tunas Pembangunan, dan Universitas Pignatelli Triputra.
Dua peserta lainnya datang dari wilayah yang berbeda. Universitas Jenderal Soedirman membawa nama Purwokerto, sedangkan Universitas Hasanuddin (Unhas) datang dari Makassar. Unhas sekaligus menjadi satu-satunya perguruan tinggi dari luar Pulau Jawa yang tampil di Campus League Badminton Season 1.
Persaingan selama empat hari di Semarang akan menentukan siapa yang berhak melanjutkan perjalanan ke The Nationals. Dari setiap nomor perseorangan tersedia delapan tiket menuju fase nasional, sementara kategori tim (beregu) menyediakan empat tiket.
Dengan kuota tersebut, persaingan menuju The Nationals sudah bisa dipetakan sejak fase awal. Pada nomor tunggal putri, misalnya, pemain yang berhasil menembus perempat final sekaligus memastikan tempat di The Nationals di Bandung pada September nanti.
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.