
Prestasi di lapangan tak membuat sejumlah pemain badminton Indonesia mengabaikan pendidikan. Di tengah padatnya jadwal latihan, turnamen internasional, hingga membela Merah Putih, mereka tetap berhasil menuntaskan kuliah dan meraih gelar sarjana.
Keberhasilan tersebut membuktikan karier sebagai atlet dapat berjalan seiring dengan pendidikan. Berikut lima pemain Indonesia yang sukses berprestasi di lapangan sekaligus menyelesaikan pendidikan tinggi.
1. Mohammad Ahsan
Mohammad Ahsan dikenal sebagai salah satu pemain ganda putra terbaik Indonesia. Berpasangan dengan Hendra Setiawan hingga mendapat julukan "The Daddies", ia mengoleksi berbagai gelar bergengsi, termasuk All England serta sejumlah turnamen internasional lainnya.
Kesuksesan itu juga diimbangi dengan pencapaian di dunia akademik. Ahsan merupakan sarjana ekonomi dari Universitas Budi Luhur Jakarta.
2. Greysia Polii
Greysia Polii mengukir sejarah setelah mempersembahkan medali emas Olimpiade Tokyo 2020 bersama Apriyani Rahayu. Prestasinya tak hanya hadir di arena bulu tangkis, tetapi juga di bangku kuliah.
Greysia merupakan alumnus Universitas Trisakti Jakarta dari Program Diploma III Perpajakan. Pendidikan tersebut berhasil diselesaikannya pada 2015 setelah menjalani perkuliahan sejak 2010.
Selepas gantung raket, Greysia kini juga dipercaya sebagai anggota Komite Eksekutif Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia). Perjalanan pendidikannya menjadi bukti bahwa kuliah tetap bisa dituntaskan di tengah padatnya aktivitas sebagai atlet nasional.
3. Fajar Alfian
Fajar Alfian juga berhasil menamatkan pendidikan saat masih aktif bersaing di level internasional. Pebulu tangkis spesialis ganda putra itu meraih gelar Sarjana Pendidikan dari Program Studi Pendidikan Geografi FKIP Universitas Bale Bandung (Unibba) pada 2018.
Momen wisuda Fajar terasa semakin istimewa karena ia menerima penghargaan sebagai wisudawan berprestasi internasional. Penghargaan tersebut diberikan setelah dirinya bersama Muhammad Rian Ardianto sukses meraih medali perak Asian Games 2018.
4. Bona Septano
Mantan pemain ganda putra Indonesia, Bona Septano, juga berhasil menyeimbangkan karier olahraga dan pendidikan. Saat masih aktif berpasangan dengan Mohammad Ahsan pada periode 2009 hingga 2011, Bona tetap melanjutkan kuliah.
Usahanya membuahkan hasil setelah lulus dari Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mulia Pratama Bekasi dengan gelar Sarjana Ekonomi Manajemen.
5. Pia Zebadiah Bernadet
Pia Zebadiah Bernadet turut menunjukkan bahwa pendidikan tetap bisa menjadi prioritas di tengah karier sebagai atlet. Adik kandung Markis Kido dan Bona Septano itu pernah menembus peringkat enam dunia sektor tunggal putri serta menjuarai Indonesia Satellite 2006.
Pia kemudian menyelesaikan pendidikan di STIE Mulia Pratama Bekasi dan lulus pada 2011 dengan gelar Sarjana Ekonomi Manajemen.
Lima pebulu tangkis tersebut membuktikan karier di dunia bulu tangkis tak menghalangi mereka meraih prestasi akademik. Gelar juara dan gelar sarjana berhasil diraih lewat kerja keras serta disiplin. (GAP)
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.