
Harapan agar program coaching clinic menjadi agenda rutin di setiap penyelenggaraan Basketball Campus League mengemuka dari para orang tua peserta AUBL Hoop Scholars – Championship Clinic Tour.
Mereka menilai kegiatan yang menghadirkan pelatih internasional seperti Coach Milos Milosevic memberikan manfaat nyata bagi perkembangan kemampuan, wawasan, dan mental bertanding para pemain muda. Karena itu, program serupa dinilai layak terus dihadirkan sebagai bagian dari setiap event Campus League di masa mendatang.
Harapan tersebut muncul setelah para orang tua menyaksikan langsung proses latihan yang berlangsung di UPH Basketball Court, Tangerang, pada 12-13 Juni 2026. Digelar bersamaan dengan Basketball Campus League The Nationals 2026, coaching clinic ini menjadi kesempatan langka bagi pemain usia 15 hingga 18 tahun untuk belajar langsung dari pelatih berpengalaman internasional.
Fokus pada Decision Making
Gita, orang tua Kay siswa kelas 1 SMA Muhammadiyah 3 Jakarta, mengaku awalnya mengetahui informasi kegiatan tersebut dari klub basket anaknya, Tangerang Hawks. Setelah melihat langsung materi yang diberikan, ia memahami bahwa coaching clinic menawarkan pengalaman belajar yang berbeda dibanding latihan rutin di klub.
Menurutnya, para peserta tidak hanya dilatih soal teknik bermain, tetapi juga diajak memahami cara membaca permainan dan mengambil keputusan di lapangan. Aspek tersebut menjadi bekal penting yang tidak selalu didapatkan dalam sesi latihan reguler.
"Anak saya ingin tahu apakah coaching clinic seperti ini sama dengan latihan yang biasa didapat di klub. Ternyata lebih fokus dan detail ke pengembangan individu dan kemampuan mengambil keputusan di lapangan," ujarnya, di UPH Basketball Court, Tangerang, Jumat (12/6) lalu.
Fanny, orang tua Valen yang duduk di kelas 2 SMP Al-Azhar BSD, juga melihat manfaat besar dari kegiatan tersebut. Baginya, kesempatan belajar langsung dari pelatih internasional merupakan pengalaman yang dapat memperkaya wawasan sekaligus meningkatkan motivasi para pemain muda.
"Kami sangat mendukung sejak awal diberitahu, karena siapa tahu ada pengalaman baru yang bisa diambil dan menjadi pembelajaran penting untuk perkembangan mereka ke depan. Dan ini terjawab, coaching yang dilakukan memang sangat bagus," katanya.
Dukungan para orang tua terlihat dari kesediaan mereka mengurus izin sekolah agar anak-anak tetap dapat mengikuti coaching clinic yang berlangsung pada hari efektif belajar. Mereka meyakini pengalaman yang diperoleh selama kegiatan akan menjadi investasi berharga bagi perkembangan anak-anak mereka di dunia olahraga.
Coach Milos Bawa Filosofi Utama Basket
Filosofi utama yang dibawa Coach Milos Milosevic selama coaching clinic adalah pentingnya kemampuan mengambil keputusan dalam permainan basket modern. Menurutnya, seorang pemain tidak cukup hanya menguasai teknik dasar, tetapi juga harus mampu membaca situasi dan memilih keputusan terbaik dalam waktu singkat.
"Hari ini kami berlatih dan berdiskusi tentang pengambilan keputusan dalam basket. Kami membahas betapa pentingnya hal itu dalam basket modern, baik dalam situasi satu lawan satu, dua lawan dua, maupun dalam setiap aspek kehidupan seorang atlet," kata Milosevic.
Pendekatan tersebut menjadi salah satu alasan mengapa para orang tua menilai coaching clinic memiliki nilai tambah yang berbeda dibanding latihan reguler.
Manfaat coaching clinic juga dirasakan langsung oleh peserta. Dwayne Rafael Gosal menjadi salah satu pemain yang mengaku memperoleh banyak pelajaran baru selama mengikuti sesi latihan bersama Coach Milos.
Menurut pebasket belia yang akrab disapa Faio ini, perhatian terhadap detail-detail kecil menjadi hal yang paling berkesan selama kegiatan berlangsung. Bahkan sejak sesi pemanasan, peserta diajak memahami tujuan dari setiap gerakan yang dilakukan.
"Menurut saya coaching clinic ini bagus karena dapat ilmu langsung dari Coach Milos. Dia punya pengalaman dan pengetahuan yang sangat bagus untuk dibagikan kepada kami," ujarnya.
Ia mengaku belajar berbagai aspek teknis mulai dari drive, rip through, hingga teknik layup yang benar. Salah satu materi yang paling diingat adalah teknik melakukan pump fake secara lebih efisien agar lebih cepat dan sulit dibaca lawan.
"Biasanya orang melakukan pump fake dengan menggerakkan seluruh badan. Tapi Coach Milos mengajarkan cukup menggunakan gerakan tangan saja supaya lebih cepat dan tidak mudah diantisipasi defender," jelasnya.
Selain aspek teknis, Faio juga membawa pulang pesan sederhana yang terus ditekankan selama sesi latihan. "Have fun. Saat bermain basket harus menikmati permainannya dan jangan terlalu terbebani."
Legenda basket Indonesia Patrick Gosal turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan coaching clinic tersebut. Ia hadir langsung mendampingi putra bungsunya, Faio, yang menjadi peserta sekaligus menyaksikan putrinya, Deewel Windy Dido Gosal yang memperkuat Universitas Pelita Harapan dalam Basketball Campus League The Nationals 2026.
Menurut Patrick, kesempatan belajar langsung dari pelatih internasional seperti Milos merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi pemain muda Indonesia. Ia melihat perhatian terhadap detail menjadi salah satu keunggulan utama metode pelatihan yang diberikan.
"Saya datang ke sini karena ingin melihat langsung. Ini kesempatan yang bagus banget. Coach Milos benar-benar menekankan detail dalam basket, dan itu jarang sekali diajarkan secara mendalam kepada pemain-pemain muda kita," ujarnya.
Patrick menilai perkembangan basket Indonesia saat ini bergerak ke arah yang semakin baik. Kehadiran kompetisi berkualitas yang dibarengi program pengembangan pemain seperti coaching clinic menjadi kombinasi penting dalam membangun generasi atlet masa depan.
Karena itu, Patrick dan juga para orangtua seperti Gita dan Fanny berharap Campus League dapat terus menghadirkan coaching clinic sebagai agenda tetap di setiap penyelenggaraan kompetisi, sehingga semakin banyak pemain muda Indonesia memperoleh kesempatan belajar dari pelatih-pelatih terbaik dunia.
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.