Dari Chemistry ke Podium, Duo Unikom Makin Solid
Fajar/Ridho Juara karena Komunikasi dan Percaya Partner
.jpg&w=2048&q=75)
Dua tahun bersama membuat Fajar Putra Setiawan/Ridho Ma’Sum Firdaus semakin memahami cara bermain satu sama lain.
Chemistry tersebut menjadi salah satu modal pasangan Universitas Komputer Indonesia (Unikom) untuk merebut gelar juara ganda putra Badminton Regional Bandung Season 1 setelah mengalahkan Universitas Trisakti 15-10, 17-15 di GOR KONI Bandung, Rabu (16/9).
Fajar/Ridho mulai berpasangan sejak awal 2024. Keduanya juga sama-sama bermain di nomor ganda campuran sehingga harus mampu beradaptasi dengan partner dan situasi pertandingan yang berbeda.
Bagi mereka, chemistry tidak datang begitu saja, tetapi dibangun melalui komunikasi dan kepercayaan.
.jpg)
“Kalau misalkan buat saya ya selama partneran sama dia mungkin lebih ke yang pertama main diri sendiri aja dulu maksimalin, yang kedua percaya sama partner,” ujar Fajar.
Ridho menambahkan, komunikasi menjadi hal utama setiap kali mereka turun bertanding. “Setiap main, setiap match pasti diutamain komunikasi, itu sih nomor satunya,” katanya.
Chemistry tersebut ikut membantu mereka melewati pertandingan sulit hingga akhirnya berdiri di podium tertinggi.
Keduanya juga mendapat dukungan penuh dari Unikom melalui beasiswa jalur prestasi. “Full, beasiswa full di Unipol,” kata Fajar.
Dukungan tersebut juga mencakup kebutuhan ketika mengikuti kompetisi.
Di luar arena pertandingan, keduanya memiliki pandangan yang sama mengenai masa depan. Badminton saat ini mereka tempatkan sebagai hobi yang tetap menghasilkan, sementara fokus utama diarahkan pada pengembangan karier.
“Kalau misalkan buat nanti, kalau misalkan bulu tangkis saya sekadar hobi lah. Ya hobi tapi yang menghasilkan juga,” ujar Fajar.
Setelah membawa gelar ganda putra ke Unikom, Fajar/Ridho belum ingin berhenti. Keduanya menargetkan kembali meraih juara dengan menjaga kondisi, memperkuat komunikasi, dan memaksimalkan penampilan di setiap kategori.
“Lebih memaksimalkan aja sih setiap kategorinya,” ujar Ridho.

