Futsal Unsoed Termovitas Emas Akmal Pamuji di CL Badminton
Mencari Peluang Lolos ke The Nationals

Tim Unsoed berpose bersama sebelum pertandingan melawan UIN Sunan Kalijaga. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)
Prestasi Akmal Zaidan Pamuji di Campus League Badminton The Nationals Season 1 ikut menyuntik semangat tim futsal Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Medali emas tunggal putra yang dibawa Akmal menjadi bukti bahwa mahasiswa Unsoed juga bisa bersaing dan membawa pulang gelar dari arena olahraga kampus.
Akmal menjadi satu-satunya wakil Unsoed yang meraih medali emas di kompetisi tersebut. Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis itu merebut gelar juara setelah mengalahkan Muhammad Bagus Suyarto dari Universitas Budi Luhur dengan skor 15-10, 11-15, 15-13.
Kabar kemenangan Akmal sudah barang tentu tersebar ke seantero kampus Unsoed di Purwokerto. Bagi Jundi Fadhillah, kiper sekaligus kapten tim futsal Unsoed, pencapaian rekan sekampusnya itu menjadi pemacu semangat untuk mengikuti jejak.
Motivasi ingin memberikan prestasi terbaik untuk kampus diungkapkan Jundi. Ia turut bangga dengan pencapaian rekan sekampusnya itu di Campus League.
“Itu jadi kebanggaan Unsoed. Kami sebenarnya juga bisa berprestasi di bidang olahraga,” kata Jundi.
Kini, Jundi dan kawan-kawannya dari tim futsal gantian turun bertanding di Campus League. Datang sebagai debutan, Unsoed ingin melaju kencang di Regional Jogja Season 1 ini.

Selebrasi pemain Unsoed dalam satu pertandingan Campus League Futsal Regional Jogja Season 1. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)
Pada pertandingan pertama penyisihan Grup B, Unsoed menang 4-2 atas STPMD. Lalu pada pertandingan kedua, mereka berhasil menjaga asa ke semifinal dengan menahan imbang UIN Sunan Kalijaga 2-2.
Gol detik akhir dari Prasetyo Dewani membuka kembali peluang Unsoed lolos ke semifinal. Jika pada laga terakhir mereka menang atas Mercu Buana, Unsoed bisa melangkah ke Empat Besar Regional Jogja.
“Kami ingin lolos ke The Nationals,” tegas Jundi.
“Sama maunya juara, karena kan kalau sudah masuk final itu sudah aman. Sudah dapat tiket otomatis ke The Nationals,” kata mahasiswa jurusan Teknik Industri itu.
Berangkat dengan Kereta ke Kota Pelajar
Sama seperti UIN KH Abdurrahman Wahid Pekalongan alias UIN Gus Dur, Unsoed bukan berasal dari Yogyakarta. Mereka harus menempuh perjalanan ke Kota Pelajar.
Menurut Jundi, dukungan kampus sejauh ini mencakup biaya pendaftaran. Sementara itu, para pemain mengatur keberangkatan mereka secara mandiri dengan transportasi umum.
Sebagian pemain berangkat menggunakan kereta api, sementara beberapa lainnya memilih naik sepeda motor. “Tapi dari pemain termotivasi memberikan yang terbaik di Yogyakarta. Teman-teman juga ada yang naik motor dan kereta,” ujarnya.
Perjalanan yang tidak singkat itu tak mengurangi ambisi skuad Unsoed. Prestasi Akmal jadi motivasi mereka untuk melanjutkan pencapaian tersebut lewat futsal.
Bisakah Unsoed mengikuti jejak Akmal dan mengamankan tiket ke The Nationals? Saksikan perjuangan mereka di Campus League Futsal Regional Jogja Season 1 melalui kanal YouTube resmi Campus League. (GAP)

