Grup D: Sengit! UPI Menangkan Derbi Bandung
Widyatama Dapat 2 Kartu Merah

Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung berhasil mengalahkan Universitas Widyatama dengan skor 3-0 dalam laga Grup D Campus League Futsal Regional Jakarta di FIKK UNJ GOR Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Rabu (26/11).
Derbi Bandung ini berlangsung ketat dan panas. Wasit Alman Fahlufti mengeluarkan dua kartu merah untuk dua pemain Widyatama sepanjang pertandingan.
Kemenangan ini menempatkan UPI Bandung di peringkat kedua klasemen sementara Grup D, berada tepat di bawah UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Keduanya sama-sama mengoleksi tiga poin, namun UIN Jakarta unggul dalam selisih gol.
Jalannya Pertandingan
UPI Bandung langsung tampil agresif sejak menit awal. Tekanan tinggi mereka membuahkan hasil pada menit ke-11 ketika Vicky Saputra sukses menjebol gawang Widyatama dan membawa UPI unggul 1-0.
Widyatama mencoba membalas, tetapi justru kembali kecolongan. Upaya Azis Alfaris menghalau bola tidak berjalan mulus dan bola yang dibayangi Vicky Saputra malah masuk ke gawang sendiri. UPI menggandakan keunggulan menjadi 2-0 pada menit ke-18.
Skor tersebut menjadi penutup babak pertama sekaligus menggambarkan dominasi UPI Bandung atas Widyatama.
Memasuki babak kedua, Widyatama berusaha keras mengejar ketertinggalan. Mereka sempat mendapatkan peluang emas, namun tembakan yang dilepaskan masih melenceng dari sasaran.
Petaka datang untuk Widyatama ketika Muhammad Ma'ruf Abdulloh diganjar kartu merah setelah tertangkap menyikut pemain UPI. Bermain dengan empat pemain membuat mereka semakin kesulitan.
UPI sempat mendapat peluang melalui titik penalti, tetapi sepakan Ilham Maulana berhasil ditepis oleh kiper Widyatama, Aqila Maulana.
Pertandingan semakin memanas. Wasit kembali mengeluarkan kartu merah untuk kapten Widyatama, Muhammad Alif Ramadhan, usai melakukan pelanggaran keras terhadap pemain UPI.
Meski unggul jumlah pemain, UPI tetap bermain taktis dan tidak terpancing permainan keras lawan. Widyatama lalu mencoba power play demi memperkecil ketertinggalan, tetapi strategi tersebut justru membuka celah.
Pada detik terakhir, Salman Ramdan Agustin memanfaatkan situasi untuk mencetak gol ketiga UPI dan mengunci kemenangan 3-0.
Gol tersebut menjadi penutup laga keras Derbi Bandung, sekaligus menegaskan UPI Bandung sebagai penguasa Kota Kembang dalam duel sesama tim Bandung ini.

