Hattrick Risty Dewi di Tengah ''Telat Panasnya'' UPI Putri
Sempat Terbawa Tempo Permainan UBL

UPI Bandung Putri membuka langkah mereka di Grup A Campus League Futsal Regional Jakarta dengan kemenangan meyakinkan 5-0 atas Universitas Budi Luhur (UBL), Rabu (26/11), di FIKK UNJ GOR Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun.
Di balik hasil besar itu, ada nama Risty Dewi Utami yang mencuri perhatian lewat torehan hattrick serta perjalanan ritme bermain yang sempat tersendat dan "telat panas" di awal pertandingan.
Pertandingan baru berjalan beberapa menit ketika Risty melesakkan gol pertamanya. Namun proses menuju gol tersebut tidaklah mudah. Ia mengaku sempat terbawa tempo permainan lawan di babak pertama, membuat UPI Putri kesulitan mengembangkan pola yang diinginkan.
“Gol pertama itu sedikit sulit karena tempo permainan kami kebawa oleh UBL. Tapi alhamdulillah, gol itu jadi penyemangat buat tim. Dari situ permainan mulai hidup dan kami bisa menambah poin sampai akhirnya 5-0." jelas Risty.
Mahasiswi FPOK itu menegaskan bahwa hattrick yang ia cetak bukan murni kerja individu. Ia menyoroti peran besar rekan-rekan setimnya yang terus memberi dukungan dan suplai bola sepanjang pertandingan.
“Alhamdulillah bisa hattrick, tapi itu bukan karena saya sendiri. Ada assist, ada support dari teman-teman. Kalau nggak ada kerja sama tim, saya nggak mungkin bisa cetak tiga gol,” kata pemain asal UPI Bandung itu.
Meski menang besar, Risty tak menutupi bahwa babak pertama sebenarnya masih jauh dari performa terbaik mereka. UPI Bandung Putri terlihat “telat panas”, terutama dalam beradaptasi dengan lapangan dan ritme pertandingan.
“Mungkin karena ini match pertama, jadi interaksi dengan lapangannya kurang cepat. Beberapa pemain bisa dibilang demam panggung,” ungkapnya. “Di babak kedua kami cepat evaluasi, interaksi dengan lapangan dipercepat, dan hasilnya bisa dilihat sendiri.”
Setelah kemenangan ini, fokus UPI Bandung Putri langsung tertuju pada laga krusial berikutnya melawan Universitas Indonesia (UI). Pertandingan tersebut dinilai menentukan langkah mereka dalam membuka peluang menuju tingkat nasional.
“Kami mempersiapkan banyak hal, dari taktikal sampai variasi permainan. Intinya kami percaya pada instruksi pelatih dan ofisial. Kami sebagai pemain tinggal berkontribusi di lapangan. Semua persiapan teknis kami serahkan ke pelatih.” ujar Risty.
Dengan performa yang semakin padu dan mental yang sudah terbangun setelah 'telat panas' di babak pertama, UPI Bandung Putri kini membawa momentum positif. Bagi Risty, tiga golnya bukan hanya selebrasi, tetapi bukti bahwa UPI siap menjemput prestasi.