Jelang Regional Jogja, UNY Putri Matangkan Persiapan
Evaluasi kebugaran dan efektivitas gol jadi perhatian

Tiket The Nationals menjadi target utama Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) saat bersiap menghadapi Campus League Futsal Regional Jogja Season 1 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Universitas Islam Indonesia (UII), Sleman, Yogyakarta.
Meski persiapan tim putri UNY telah mencapai sekitar 80 persen, pelatih Ghanda Farrel masih harus menyiasati absennya sejumlah pemain yang mengikuti PORPROV Jawa Tengah. “Target utama untuk musim ini tentu bagaimanapun juga harus lolos ke The Nationals,” kata Ghanda.
Persiapan UNY telah berlangsung selama beberapa bulan, mencakup program fisik, penguatan mental, dan pembentukan kekompakan. Namun, agenda perkuliahan tetap menjadi pertimbangan dalam menyusun intensitas latihan agar para pemain mampu menyeimbangkan kewajiban akademik dan olahraga.
“Proses persiapan kami juga intensif dari beberapa bulan bahkan minggu terakhir. Namun karena memang mahasiswi yang kita latih, sehingga kami juga harus menyesuaikan jadwal perkuliahan,” ujarnya.
Tantangan terbesar datang dari agenda PORPROV Jawa Tengah. Sekitar 30–40 persen pemain UNY mengikuti kompetisi tersebut, dengan sejumlah pemain berasal dari Purworejo, Kebumen, dan Sragen.
Situasi ini memaksa tim pelatih menyesuaikan rencana permainan sekaligus mempertimbangkan komposisi pemain yang akan didaftarkan untuk kompetisi regional. “Jadi kami benar-benar harus menyesuaikan untuk di regional ini,” kata Ghanda.
Dari sisi komposisi, sekitar 60 persen materi pemain musim lalu masih bertahan. UNY juga membuka kesempatan bagi pemain baru, termasuk mahasiswi yang baru bergabung, untuk menembus tim utama melalui proses seleksi yang masih berjalan. Latihan rutin tiga hingga empat kali seminggu dan sejumlah laga uji coba menjadi bagian dari upaya menjaga kondisi fisik serta chemistry tim.
UNY turut memantau kekuatan pesaing dari wilayah Yogyakarta dan Jawa Tengah. Ghanda menyebut UGM tetap menjadi perhatian, selain tim universitas dari Salatiga yang mencuri perhatian setelah tampil sebagai juara dalam kejuaraan nasional antarmahasiswa.
Evaluasi dari musim sebelumnya juga menjadi bekal penting. UNY Putri merupakan juara Futsal Putri Campus League Regional Jogja Season 1 dan finis di peringkat keempat The Nationals Season 1. Pengalaman di tingkat nasional memperlihatkan bahwa penguasaan permainan saja belum cukup jika tidak diimbangi kebugaran dan efektivitas penyelesaian akhir.
“Walaupun sekiranya kami bisa menguasai permainan, tapi efektivitas kami sangat rendah waktu itu, itu juga menjadi pelajaran lain bagi kami,” ujar Ghanda.
Berkaca dari evaluasi tersebut, tim pelatih kini berupaya menjaga kebugaran pemain sekaligus memperbaiki visi bermain dan efektivitas mencetak gol. Ghanda juga menekankan pentingnya penyampaian instruksi yang lebih detail agar pemain dapat menerapkan rencana permainan dengan baik di lapangan.
Tantangan berikutnya adalah mengelola tekanan apabila UNY kembali menjadi tuan rumah The Nationals. Menurut Ghanda, status tuan rumah bisa menjadi keuntungan sekaligus beban, terutama bagi tim putri yang belum memiliki pengalaman tampil di kompetisi sebesar itu di hadapan pendukung sendiri.
“Kita harus terus memperbaiki diri selama pertandingan nanti. Khususnya di regional, kamu juga harus bertumbuh dalam setiap pertandingan. Dan itu yang akan kita bawa di national nanti,” kata Ghanda.
Di Regional Jogja, UNY masuk di Grup F bersama Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta (UAD) dan Universitas Negeri Semarang (UNNES). Sedang di grup putri lainnya, ditempati Universitas Semarang (USM), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sebelas maret Surakarta (UNS) dan Universitas Tidar Magelang (Untidar). (DT)

