Kapten Binus Akui dan Apresiasi Dukungan Kampus
Dari Kelas ke Lapangan, Binus All Out Dukung Student-Athlete

Kapten tim badminton BINUS, Jonathan Sutanto didampingi sang pelatih, Haryadi Abu dalam konferensi pers di Campus League Media Center, GOR KONI Bandung, Jumat (18/9/2026). (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)
Gelar juara Campus League Badminton Regional Bandung Season 1 menjadi bukti perjuangan student-athlete BINUS University di lapangan. Namun bagi kapten tim, Jonathan Sutanto, perjalanan menuju gelar juara juga ditopang dukungan kampus yang membuat para atlet bisa fokus bertanding tanpa meninggalkan kewajiban akademik.
Jonathan menyebut pihak kampus memberikan dukungan sejak persiapan hingga kompetisi berlangsung. Salah satunya melalui beasiswa dan fleksibilitas akademik bagi student-athlete. “Memang dari BINUS sangat-sangat support sekali ya dari segi beasiswa,” kata Jonathan dalam konferensi pers di Campus League Media Center, GOR KONI Bandung, Jumat (18/9/2026).
Dukungan akademik juga diberikan melalui dispensasi pertandingan dan tutor. “Tugas bisa dibantu. Terus kita juga dikasih tutor. Jadi kalau misalkan kita kurang mengikuti pelajaran, kita tinggal bilang aja ke kemahasiswaan,” ujarnya.

Bukan hanya urusan kampus, kebutuhan selama kompetisi juga ditanggung BINUS. Jonathan menyebut makan, laundry, transportasi hingga hotel menjadi bagian dari dukungan tersebut. “Semua memang dari BINUS tanggung semua. Jadi kita sebagai student-athlete tinggal terima beres, tinggal main aja,” katanya.
Dukungan itu kemudian terbayar di lapangan. BINUS bangkit dari ketertinggalan di laga pamungkas dan menundukkan tim kuat UNJ 45-55, 55-44, 55-53. Jonathan sendiri turun di dua partai dan harus menjaga stamina sekaligus fokus dalam format pertandingan 11 poin.
“Memang lelah, tapi agak pendek dibandingkan main beregu yang benar-benar satu partai-satu partai. Jadi tidak ada masalah sih. Paling fokusnya aja itu yang harus lebih dijaga,” ujar Jonathan.
Setelah menjadi juara Regional Bandung, tantangan berikutnya menunggu di The Nationals. Jonathan menyebut BINUS tetap mengantisipasi kekuatan tim-tim lain, termasuk UII dari Regional Semarang. “Paling yang diwaspadai mungkin juara Regional Semarang, UII,” katanya. (DT)

