icon-logo-campus-league
icon-logo-campus-league
icon-logo-campus-league
Berita
24 Okt 2026

Perjuangan Kiper Unnes Bangkit dari Cedera ACL

Andalkan Mental untuk Hilangkan Trauma

Campus League

Selebrasi Andika saat membawa timya menang atas UII beberapa waktu lalu. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)

Cedera anterior cruciate ligament (ACL) sempat membuat Andika Agus Tri Wibowo kesulitan berjalan. Namun, kecintaannya terhadap futsal membuat kiper Universitas Negeri Semarang (Unnes) itu kembali ke lapangan, meski harus berjuang melawan trauma yang belum sepenuhnya hilang.

Penampilan Andika di Campus League Futsal Regional Jogja Season 1 mencuri perhatian. Kiper asal Sragen itu beberapa kali membuat penyelamatan penting dan hanya kebobolan satu gol selama fase grup. 

Namun, di balik refleks cepatnya, ada perjuangan panjang untuk bisa konsisten bermain futsal.

Andika sudah akrab dengan futsal sejak kecil. Kebiasaan bermain bersama teman-teman di desa membuatnya jatuh cinta pada olahraga ini. Namun, saat masih duduk di bangku SMP, ia mengalami cedera ACL ketika bermain futsal.

“Saya memilih olahraga futsal karena teman-teman di desa itu suka main bareng dari kecil. Tapi saya juga kena ACL karena futsal saat main di SMP,” kenang Cah Sragen itu.

Rasa sakit yang muncul saat itu bukan main. Andika bahkan kesulitan berjalan dan menekuk kaki selama sekitar satu minggu. Ia menjalani pemulihan dengan kompres dan pengobatan seadanya sebelum kondisinya berangsur membaik.

“Tantangan yang paling berat saat pemulihan itu waktu pertama kali kena. Kaki susah ditekuk selama seminggu,” jelas mahasiswa Teknik Mesin tersebut.

Melawan Trauma untuk Kembali ke Lapangan

Cedera ACL tak hanya menyisakan persoalan fisik. Bagi Andika, tantangan terbesarnya justru mengumpulkan keberanian untuk bermain lagi. Ada rasa trauma yang harus ia hadapi setiap kali kembali mengawal gawang.

“Yang paling berat itu menyiapkan mental buat main lagi. Itu yang paling sulit, karena ada rasa trauma,” ujarnya.

Andika berusaha membangun kembali kepercayaan dirinya dan meyakinkan diri bahwa ia masih bisa bermain. Sebagai kiper, ia sadar ACL merupakan cedera serius yang bisa memengaruhi pergerakan dan keberaniannya saat menghadapi lawan.

Campus League

Andika mendapat pertolongan dari rekan setimnya dalam suatu pertandingan Campus League. (Foto: Fahmi Abdusushofi/Campus League)

Meski begitu, ia tak mau cedera menjadi alasan untuk berhenti. Menurutnya, niat untuk kembali bermain dan kepercayaan pada kemampuan diri sendiri menjadi bagian penting dari perjuangan pemulihan.

“ACL itu momok bagi atlet di seluruh dunia. Tapi tidak memengaruhi selama kita punya niat buat bermain dan percaya kalau kita itu bisa tetap berjuang,” katanya.

Kecintaannya terhadap futsal pula yang membuat Andika terus bertahan. Kondisi kakinya memang belum pulih 100 persen, tetapi ia tetap berusaha memberikan kemampuan terbaik setiap kali mendapat kesempatan bermain.

Bangga Bela Tim Unnes

Menariknya, Andika bukan mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK) seperti mayoritas pemain di tim futsal Unnes. Ia berasal dari Fakultas Teknik dan masuk ke skuad kampus lewat seleksi saat masih menjadi mahasiswa baru. 

Refleks dan komunikasinya di bawah mistar membuatnya mendapat tempat di tim utama. Kesempatan membela Unnes pun punya arti tersendiri baginya. Bukan sekadar bermain futsal, Andika ingin memberikan yang terbaik untuk kampus yang ia banggakan.

campus League

Aksi Andika saat membela Unnes di Campus League Futsal Regional Jogja Season 1. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)

“Karena ini merupakan almamater saya. Dan saya akan memberikan yang terbaik bagi kampus. Semoga dengan izin Allah, semoga kami berjaya,” tuturnya.

Saat ini, Andika sudah membawa Unnes melaju ke semifinal Futsal Regional Jogja. Pada laga penentuan, mereka bermain imbang 1-1 dari Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY). Satu poin tersebut sudah cukup membawa mereka menjadi juara Grup A Putra.

Perjuangan Andika di Campus League Futsal Regional Jogja Season 1 bukan cuma soal menjaga gawang Unnes. Ia juga sedang membuktikan bahwa rasa trauma setelah cedera bisa dilawan.

Saksikan perjuangan Andika dan tim-tim kampus lainnya di Campus League Futsal Regional Jogja Season 1 melalui kanal YouTube resmi Campus League. (GAP)

Share to others
Share on XShare on FacebookShare on WhatsApp

Berita Terkait

OUR SPONSOR

Main Sponsor of Campus League

Main Sponsor of Campus League

Main Sponsor of Kalimantan Region

Main Sponsor of Kalimantan Region

Official E-Commerce Partner

Official E-Commerce Partner

Official Ready to Drink Coffee Partner

Official Ready to Drink Coffee Partner

Official Mineral Water Partner

Official Mineral Water Partner

Official Sport Wear Partner

Official Sport Wear Partner

Official Watch Partner

Official Watch Partner

Official Badminton Gear & Apparel

Official Badminton Gear & Apparel

Official Sneakers & Lifestyle Retail Partner

Official Sneakers & Lifestyle Retail Partner

Official Package Coffee

Official Package Coffee

Official Hospital Partner

Official Hospital Partner

Official Isotonic Drink Partner

Official Isotonic Drink Partner

Official Internet Provider Partner

Official Internet Provider Partner

Official Analgesic & Pain Relief Partner

Official Analgesic & Pain Relief Partner

Official Basketball Equipment Partner

Official Basketball Equipment Partner

Official Futsal Equipement

Official Futsal Equipement

Official Swimming Gear Partner

Official Swimming Gear Partner

Official Sport Retail Partner

Official Sport Retail Partner

Official Ticketing Partner

Official Ticketing Partner

Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.

Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.

Campus League2026