Punya Skill Basket? Binus Tawarkan Beasiswa Full
Registrasi Hanya Dilakukan Online

Binus Stingers berpose jelang pertandingan melawan Rhinos Perbanas, pada laga Campus League Basketball Regional Jakarta, beberapa waktu lalu. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)
Kesempatan buat kamu yang ingin kuliah sambil serius mengejar prestasi di lapangan basket! Binus University membuka program beasiswa Basketball Scholarship (Stingers Team) bagi siswa SMA, SMK, atau sederajat yang punya bakat dan prestasi di olahraga basket.
Informasi tersebut diumumkan melalui akun Instagram resmi Binus University. Program ini menjadi kesempatan bagi calon student-athlete untuk melanjutkan pendidikan tinggi sekaligus mengembangkan kemampuan basket bersama Binus Stingers.
Bukan beasiswa biasa, program ini menawarkan full scholarship hingga empat tahun bagi atlet yang lolos seleksi. Penerima beasiswa juga berkesempatan mendapatkan akses asrama dan dukungan sebagai student-athlete selama menjalani pendidikan di Binus University.
Program ini dirancang untuk membantu atlet berkembang di dua bidang sekaligus, yakni akademik dan olahraga. Para penerima beasiswa akan mendapat kesempatan mengikuti pembinaan serta berkompetisi bersama Binus, dengan tetap menjalankan kewajiban sebagai mahasiswa.
Namun, ada sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi sebelum bisa bergabung dengan Stingers. Beasiswa ini ditujukan bagi calon mahasiswa yang memiliki kemampuan basket, prestasi olahraga, serta komitmen untuk terus berkembang di dalam dan luar lapangan.
Calon peserta wajib mendaftar secara online alias dari melalui laman situs gabung.binus.ac.id. Setelah itu, peserta harus mengikuti dan lulus Tes Potensi Keberhasilan Studi (TPKS) sebelum melanjutkan ke tahap seleksi pemain.

Selebrasi para pemain Binus Stingers Putri setelah memastikan diri menjuarai Campus League Basketball Regional Jakarta Season 1, beberapa waktu lalu. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)
Dokumen yang perlu disiapkan meliputi sertifikat prestasi selama tiga tahun terakhir dan rapor SMA yang telah dilegalisasi. Peserta juga harus lolos seleksi fisik serta keterampilan basket atau Player Selection.
Berdasarkan informasi yang diumumkan Binus University, jadwal TPKS terakhir yang tercantum adalah 19 Desember 2026. Sementara itu, seleksi pemain dijadwalkan berlangsung pada 21-23 Januari 2027. Peserta wajib lulus TPKS terlebih dahulu untuk bisa mengikuti seleksi pemain.
Setelah lolos, penerima beasiswa wajib mempertahankan Indeks Prestasi Semester (IPS) minimal 2,75 setiap semester, mengikuti latihan rutin, memenuhi standar performa yang ditetapkan pelatih, serta mewakili Binus dalam kompetisi sesuai ketentuan universitas.
Program Stingers bisa menjadi pintu bagi calon student-athlete untuk mengejar gelar akademik sekaligus mengembangkan karier basket. Buat kamu yang punya mimpi berprestasi di level kompetisi antarkampus, kesempatan bergabung dengan Binus Stingers ini layak dicoba.
Binus juga punya rekam jejak apik di kompetisi basket mahasiswa. Pada Campus League Basketball Season 1, Binus berhasil menjadi runner-up Regional Jakarta. Tak hanya itu, salah satu pebasketnya, Halmaheranno Aprianto Lolaru Hady, masuk skuad Timnas Basket 3x3 Indonesia untuk Asian Games 2026 Aichi-Nagoya.
Semangat persaingan di Campus League juga sedang berlanjut di cabang olahraga lain. Campus League Futsal Season 1 kini memasuki persaingan Regional Surabaya. Saksikan keseruan pertandingan dan dukung tim jagoanmu melalui kanal YouTube resmi Campus League. (GAP)

