icon-logo-campus-league
icon-logo-campus-league
icon-logo-campus-league
Berita
19 Okt 2026

Rizki Zulhamdi, Dari Mistar Gawang ke Banner Campus League

Musim Terakhir Bersama Ubaya, Jejaknya Tak Berakhir

M Rizki Zulhamdi Ubaya 4.jpg

kiper Universitas Surabaya (Ubaya) Muhammad Rizki Zulhamdi berpose di banner Campus League Futsal yang memuat gambar dirinya saat berlaga. (Foto: Jaya Pratama/Campus League)

Bagi Muhammad Rizki Zulhamdi, menjadi kiper Universitas Surabaya (Ubaya) bukan sekadar urusan menjaga gawang. Dua kali tampil di Campus League Futsal, pada Season 0 dan Season 1, mahasiswa Jurusan Psikologi itu menjadi bagian dari perjalanan Serigala Merah yang perlahan membangun kekuatan hingga akhirnya melaju ke semifinal Regional Surabaya musim ini.

Namun, ada satu momen di luar lapangan yang belakangan terasa istimewa bagi Rizki, melihat wajahnya terpampang di banner promosi Campus League di sejumlah titik jalan sekitar kawasan ITS, Surabaya.

Bagi pemain yang kini berada di tahun terakhir kuliahnya itu, banner tersebut bukan sekadar materi promosi. Ada perjuangan panjang di balik foto itu, latihan, pertandingan, dan komitmen membela nama kampus yang selama ini menjadi bagian penting dalam hidupnya. “Wah, aku bangga banget. Ini kan perjuangan yang diapresiasi. Merasa mendapat kehormatan,” ujar Rizki di GOR Futsal Pertamina ITS, Jumat (16/10).

Kebanggaan itu ternyata tak berhenti pada dirinya. Kedua orang tuanya ikut mengabadikan banner tersebut, lalu membagikannya di media sosial. Momen sederhana itu menjadi pengalaman emosional bagi Rizki dan keluarga, sekaligus bukti bahwa perjuangannya sebagai atlet kampus mendapat perhatian lebih luas.

M Rizki Zulhamdi Ubaya 2.jpg

Dari Beasiswa, Tumbuh Rasa Memiliki

Perjalanan Rizki bersama Ubaya turut ditopang Beasiswa Prestasi Unggulan Olahraga dan Seni. Dukungan kampus memberinya kesempatan berkembang sebagai student-athlete, sekaligus menumbuhkan rasa tanggung jawab untuk terus berkontribusi bagi tim.

Ia telah merasakan pasang surut perjalanan Serigala Merah, termasuk ketika Ubaya belum diperhitungkan dan harus menerima kenyataan pahit di Campus League Season 0. Saat itu, mereka gagal menembus semifinal setelah tersingkir dalam persaingan fase grup berdasarkan selisih gol.

Pengalaman tersebut menjadi pelajaran berharga. Setelah menjalani persiapan sekitar dua hingga tiga bulan untuk Season 1, Ubaya kembali dengan semangat baru. Kehadiran pemain-pemain anyar ikut menyuntikkan energi ke dalam skuad, sementara pengalaman musim sebelumnya menjadi bekal untuk tampil lebih baik.

“Bangga bisa ikut dalam proses perjalanan tim dari yang di bawah sampai sekarang tim bisa lengkap. Impian saya dan tim bisa masuk final regional,” katanya.

Kini, impian tersebut terus diperjuangkan. Ubaya berhasil melaju ke semifinal Regional Surabaya Season 1, sebuah pencapaian yang membuat musim terakhir Rizki semakin bermakna.

M Rizki Zulhamdi Ubaya 1.jpg

Campus League Bikin Pemain Merasa Dihargai

Bagi Rizki, apresiasi melalui banner pemain menjadi salah satu hal yang membedakan pengalaman di Campus League. Menurutnya, menampilkan sosok pemain sebagai bagian dari identitas kompetisi bisa menumbuhkan kebanggaan sekaligus memotivasi atlet muda.

“Campus League keren banget karena tidak semua kompetisi bisa se-proper ini. Banyak pemain kunci yang dipakai untuk branding, dan itu bisa menjadi idola buat pemain-pemain baru,” ujarnya.

Ia juga menilai penyelenggaraan Season 1 semakin rapi, dengan fasilitas dan perlengkapan pertandingan yang memadai serta eksposur media yang membuat perjuangan pemain lebih terlihat. Pendekatan tersebut, menurutnya, memberi dorongan tambahan bagi tim untuk tampil maksimal.

Pengalaman di kompetisi lain juga membuat Rizki menghargai regulasi Campus League yang dinilainya lebih realistis terhadap kehidupan mahasiswa. Ia bercerita bahwa Ubaya pernah terkena sanksi dalam kompetisi lain karena tidak mampu memenuhi persyaratan minimal 50 suporter. "Padahal ngumpulin mahasiswa untuk datang ngedukung tim, pas sibuk kuliah, itu kan nggak mudah ya," ungkapnya

M Rizki Zulhamdi Ubaya 3.jpg

Musim Terakhir, Bukan Akhir Pengabdian

Di balik kesibukannya menyelesaikan kuliah Psikologi, Rizki tetap berusaha menjaga kondisi tubuh. Mendengarkan musik selama perjalanan pulang dan beristirahat penuh menjadi rutinitas sederhana untuk memulihkan energi setelah bertanding. "Penting banget dengerin musik, misal di bus saat kita pulang tanding."

Musim ini memang menjadi tahun terakhirnya sebagai student-athlete di Ubaya. Namun, ia tak ingin hubungannya dengan tim berakhir begitu saja setelah wisuda. Rizki justru berencana membantu melatih penjaga gawang junior karena Ubaya masih membutuhkan pelatih khusus di posisi tersebut.

“Kalau nanti lulus, kepinginnya membantu melatih adik-adik buat kiper juga. Karena belum ada pelatih kiper, selama ini dibantu pelatih utama dan asisten pelatih. Jadi, nanti penginnya mengabdi,” tuturnya.

Kini, bersama Serigala Merah, Rizki ingin menuntaskan perjalanan kompetitifnya dengan hasil terbaik. Kesempatan tampil di semifinal menjadi panggung untuk membuktikan bahwa perjuangan mereka selama ini bukan tanpa arah, namun semangat untuk mencetak sejarah. (DT)

Share to others
Share on XShare on FacebookShare on WhatsApp

Berita Terkait

OUR SPONSOR

Main Sponsor of Campus League

Main Sponsor of Campus League

Main Sponsor of Kalimantan Region

Main Sponsor of Kalimantan Region

Official E-Commerce Partner

Official E-Commerce Partner

Official Ready to Drink Coffee Partner

Official Ready to Drink Coffee Partner

Official Mineral Water Partner

Official Mineral Water Partner

Official Sport Wear Partner

Official Sport Wear Partner

Official Watch Partner

Official Watch Partner

Official Badminton Gear & Apparel

Official Badminton Gear & Apparel

Official Sneakers & Lifestyle Retail Partner

Official Sneakers & Lifestyle Retail Partner

Official Package Coffee

Official Package Coffee

Official Hospital Partner

Official Hospital Partner

Official Isotonic Drink Partner

Official Isotonic Drink Partner

Official Internet Provider Partner

Official Internet Provider Partner

Official Analgesic & Pain Relief Partner

Official Analgesic & Pain Relief Partner

Official Basketball Equipment Partner

Official Basketball Equipment Partner

Official Futsal Equipement

Official Futsal Equipement

Official Swimming Gear Partner

Official Swimming Gear Partner

Official Sport Retail Partner

Official Sport Retail Partner

Official Ticketing Partner

Official Ticketing Partner

Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.

Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.

Campus League2026