icon-logo-campus-league
icon-logo-campus-league
icon-logo-campus-league
Berita
23 Sep 2026

Tangis Haru Unsoed setelah Akmal Pamuji Juara

Perjuangan Panjang Terbayar di The Nationals

Campus League

Para pelatih dan official berpelukan setelah Akmal Pamuji juara tunggal putra The Nationals. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)

Tangis haru dan lega mewarnai perjuangan tim Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) setelah Akmal Zaidan Pamuji memastikan gelar juara Tunggal Putra Campus League Badminton Season 1.  Kemenangan Akmal Pamuji atas Bagus Suyarto di final tunggal putra The Nationals menjadi penutup manis dari perjalanan panjang tujuh student-athlete Unsoed di panggung The Nationals.

Akmal meninggalkan kenangan manis bagi Unsoed setelah menang atas Bagus Suyarto dari Universitas Budi Luhur (UBL), di GOR Bandung, Rabu (23/9). Kemenangan Akmal tidak didapat dengan mudah. Ia harus bermain tiga gim 15-10, 11-15, 15-13 dan berhasil memenangi perlawanan sengit dari sang lawan.

Pelatih Unsoed, Eranio Gery Sudiro, turut merasakan lepasnya beban setelah Akmal menyelesaikan pertandingan terakhirnya. Persiapan, keterbatasan biaya, hingga dukungan dari kampus dan berbagai pihak menjadi bagian dari perjalanan tim sebelum tampil di GOR Bandung, 21-25 September 2026.

Bagi pria yang akrab disapa Gery itu, perjuangan Unsoed tidak hanya berlangsung saat atlet berada di lapangan. Tim harus mempersiapkan banyak hal sejak kepulangan dari Regional Semarang, termasuk latihan, kebutuhan keberangkatan, akomodasi, hingga biaya selama mengikuti The Nationals.

"Untuk persiapannya, setelah pulang dari Semarang kemarin itu seminggu 2-3 kali latihan bersama. Baik itu fisik, teknik maupun ada gym juga. Jadi lebih dimatangkan lagi persiapannya untuk menghadapi The Nationals," ujar Eranio.

Unsoed membawa tujuh student-athlete ke The Nationals. Selain Akmal Pamuji, terdapat Elvaretta Hezka Aprilia Sasikirana dan Luthfi Eka Prayoga di nomor ganda putra. Luthfi juga turun bersama Renata Dama Kusuma pada nomor ganda campuran.

Sementara itu, nomor triple 3v3 diisi Widriya Nadharua, Irfan Kurniawan, dan Hawa Kahla. Ketujuh atlet tersebut dipersiapkan bersama melalui latihan dan komunikasi tim sebelum berangkat ke Bandung.

Campus League

Jajaran pelatih dan official Unsoed menangis menyambut gelar juara Akmal Pamuji di The Nationals. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)

Persiapan keberangkatan turut menjadi tantangan tersendiri. Gery mengungkapkan, tim rutin melakukan diskusi sederhana setelah latihan maupun di luar agenda latihan. Pembahasan mencakup kebutuhan tempat menginap, jarak akomodasi dari arena pertandingan, serta konsumsi selama berada di Bandung.

Pengalaman dari Regional Semarang membuat tim berusaha lebih matang dalam mempersiapkan kebutuhan finansial. Dukungan dari alumni, dosen, dan pihak kampus kemudian membantu Unsoed melakukan perjalanan menuju The Nationals.

"Kalau dari kemarin yang di Semarang mungkin karena mendadak dalam artian ya persiapannya dari segi finansialnya kurang, jadi memang agak berat," kata Eranio.

Menurutnya, bantuan alumni yang telah bekerja menjadi salah satu dukungan penting bagi tim. Sejumlah dosen dan pihak kampus juga turut memberikan bantuan agar para atlet dapat berangkat ke Bandung.

"Jadi kami sangat-sangat berterima kasih kepada pihak-pihak yang mau support, entah itu sponsor maupun donatur, yang mau menyumbangkan sedikit rezeki mereka untuk membantu kami," tuturnya.

Bantuan kampus turut diterima setelah tim melakukan pertemuan dengan dosen, dekan, wakil rektor, serta pimpinan universitas. Eranio mengakui jumlah bantuan yang diterima mungkin belum sebesar kampus lain, tetapi tetap memiliki arti penting bagi keberangkatan Unsoed.

"Untuk jumlahnya ya mungkin tidak sebanyak kampus-kampus lain, tapi Alhamdulillah sangat berarti bagi kami untuk berangkat ke Bandung," ujarnya.

Pengalaman Berharga untuk Tim Unsoed

Lebih dari sekadar hasil pertandingan, Eranio melihat Campus League memberikan pengalaman baru bagi para student-athlete Unsoed. Mereka tidak hanya belajar menghadapi lawan, tetapi juga memahami arti perjuangan bersama sebagai sebuah tim.

Menurut Eranio, pengalaman mengikuti kompetisi dengan fasilitas pertandingan, seragam, dan tayangan pertandingan menjadi sesuatu yang berharga bagi para atlet.

"Hal positifnya pasti mereka mendapat pengalaman yang luar biasa, dengan kompetisi yang luar biasa, kostum yang luar biasa, tayangan yang istimewa sekali, sangat jernih luar biasa. Itu pengalaman yang sangat mahal," ungkapnya.

Campus League

Akmal Pamuji berpose di podium juara setelah dirinya meraih gelar juara tunggal putra The Nationals. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)

Pengalaman tersebut juga mengajarkan para atlet untuk mengambil keputusan bersama, menjaga sportivitas, serta menempatkan kepentingan tim di atas kepentingan pribadi. Hal-hal sederhana selama perjalanan, termasuk menyesuaikan pilihan tempat menginap dan makanan, menjadi bagian dari pembelajaran.

"Jadi benar-benar mereka belajar banyak hal. Dan itu jadi modal mereka juga untuk menghadapi season ke depan," ujar Gery.

Ia menilai pengalaman tersebut akan membantu Unsoed mempersiapkan diri lebih baik untuk kompetisi berikutnya, mulai dari latihan, kebutuhan perjalanan, finansial, hingga kesiapan mental.

"Karena balik lagi, mental itu sangat-sangat berasa, apalagi kalau misalnya mereka dalam keadaan yang terluka," katanya.

Kemenangan Akmal Pamuji di Tunggal Putra menjadi salah satu hasil positif dari perjalanan Unsoed di The Nationals. Bagi Gery, dukungan yang datang dari berbagai pihak serta pengalaman yang diperoleh para atlet menjadi bagian penting dari perjuangan tim.

"Jadi terima kasih untuk Campus League, dan terima kasih untuk semua media yang sudah mengangkat dan mengeskpos tim kami, Unsoed. Terima kasih," tutup Gery. (GAP)

Share to others
Share on XShare on FacebookShare on WhatsApp

Berita Terkait

OUR SPONSOR

Main Sponsor of Campus League

Main Sponsor of Campus League

Main Sponsor of Kalimantan Region

Main Sponsor of Kalimantan Region

Official E-Commerce Partner

Official E-Commerce Partner

Official Ready to Drink Coffee Partner

Official Ready to Drink Coffee Partner

Official Mineral Water Partner

Official Mineral Water Partner

Official Sport Wear Partner

Official Sport Wear Partner

Official Watch Partner

Official Watch Partner

Official Badminton Gear & Apparel

Official Badminton Gear & Apparel

Official Sneakers & Lifestyle Retail Partner

Official Sneakers & Lifestyle Retail Partner

Official Package Coffee

Official Package Coffee

Official Hospital Partner

Official Hospital Partner

Official Isotonic Drink Partner

Official Isotonic Drink Partner

Official Internet Provider Partner

Official Internet Provider Partner

Official Analgesic & Pain Relief Partner

Official Analgesic & Pain Relief Partner

Official Basketball Equipment Partner

Official Basketball Equipment Partner

Official Futsal Equipement

Official Futsal Equipement

Official Swimming Gear Partner

Official Swimming Gear Partner

Official Sport Retail Partner

Official Sport Retail Partner

Official Ticketing Partner

Official Ticketing Partner

Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.

Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.

Campus League2026