Trofi Campus League Basketball Putri Resmi Singgah di Ubaya
Ryan Gozali Antar Langsung Trofi ke Kampus

Campus League menyerahkan trofi Basketball The Nationals Season 1 kepada Universitas Surabaya (Ubaya), di kampus mereka pada Masa Orientasi Bersama (MOB), Sabtu (19/9).
Trofi tersebut menjadi simbol sejarah gelar perdana kategori putri yang untuk kali pertama diperebutkan dalam ajang Basketball Campus League The Nationals tahun ini.
Dirilis ubaya.ac.id, Trofi juara basket putri se-Indonesia ini selanjutnya akan dipajang di perpustakaan Ubaya selama satu minggu. Penyerahan ini menjadi bagian dari apresiasi Campus League terhadap perjalanan tim basket putri Ubaya yang tampil konsisten sejak fase regional hingga akhirnya mencatatkan sejarah sebagai kampus pertama yang menjuarai Basketball The Nationals sektor putri.
CEO Campus League, Ryan Gozali, mengapresiasi konsistensi Ubaya sepanjang perjalanan menuju gelar juara. Menurutnya, performa Ubaya sudah terlihat sejak fase regional dan berlanjut hingga babak nasional.
“Mereka tampil konsisten sejak fase regional. Memang, pada saat final baru mulai ketemu lawan yang benar-benar cukup dekat. Tapi selama perjalanan dari regional sampai penyisihan di nasional pun, saya rasa cukup dominan,” kata Ryan.
Perjalanan Ubaya menuju gelar nasional juga telah dimulai sejak Campus League Basketball Regional Surabaya yang menjadi pembuka musim. Saat itu, Ubaya mencetak sejarah dengan mengawinkan gelar juara sektor putra dan putri. Konsistensi tersebut berlanjut di The Nationals. Tim putri Ubaya keluar sebagai juara nasional, sedangkan tim putra mengakhiri kompetisi di posisi ketiga nasional.
Ubaya memastikan gelar juara putri setelah mengalahkan Soegijapranata Catholic University (SCU) dengan skor 59-51 pada final yang berlangsung di UPH Basketball Court, Sabtu (13/6). Hasil tersebut sekaligus menempatkan Ubaya sebagai kampus pertama yang mengangkat trofi Basketball Campus League The Nationals sektor putri.
Wakil Rektor III Ubaya, Prof. Dr. apt. Christina Avanti, menyebut pencapaian tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap kerja keras para student-athlete yang harus membagi fokus antara latihan dan akademik.
“Hal yang membuat kami (Ubaya) bangga adalah para student athlete tidak pernah kenal lelah untuk berlatih sambil mengerjakan tugas dan belajar ujian. Kami rasa ini adalah ganjaran bagi mereka yang sudah bekerja keras,” ungkap Christina.
Ia menambahkan, dukungan terhadap student-athlete diberikan Ubaya sejak awal masa perkuliahan, mulai dari beasiswa hingga 100 persen, fasilitas latihan, akomodasi keberangkatan, hingga pendampingan intensif.
Setelah penyerahan trofi, Ubaya dan Campus League juga berencana melanjutkan sinergi melalui berbagai kegiatan kejuaraan sekaligus mendorong semakin banyak anak muda, para student-athlete untuk aktif berolahraga. (DT)

