
Alfira Deanika sedang memamerkan medali juara ganda putri Regional Semarang. (Foto: Jaya Pratama/Campus League)
Tunggal putri Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta, Alfira Deanika, berhasil menjuarai Badminton Campus League Regional Semarang.
Pada laga final yang berlangsung di Polytron Stadium Undip, Sabtu (29/8), Alfira yang menjadi unggulan pertama mengalahkan unggulan kedua dari Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Selvyra Khalifah, dengan skor 15-10, 15-13.
Pertemuan keduanya memang menjadi final ideal. Alfira datang sebagai unggulan pertama, sedangkan Selvyra menempati posisi unggulan kedua.
Alfira tampil dominan pada gim pertama. Ia mampu mengendalikan permainan dan menutup gim pembuka dengan kemenangan 15-10.
Namun, pertandingan berjalan lebih ketat pada gim kedua. Alfira harus bekerja lebih keras untuk menghadapi perlawanan Selvyra. Dalam kondisi paha yang mulai terasa berat, pebulutangkis binaan Jaya Raya Satria itu tetap berusaha menjaga permainan.
Alfira sempat tertinggal dalam perolehan poin. Namun, ia mampu bangkit dan membalikkan keadaan hingga akhirnya menutup gim kedua dengan skor 15-13.

Aksi Alfira Deanika saat final tangga putri Regional Semarang. (Foto: Jaya Pratama/Campus League)
Selepas pertandingan, Alfira mengaku sempat merasakan ketegangan saat menghadapi Selvyra. Ia memilih untuk tetap fokus pada permainannya sendiri, terutama karena harus menghadapi pertandingan dalam kondisi paha yang tidak sepenuhnya prima.
“Kalau sudah tertekan, saya cuma bisa fokus ke diri saya sendiri. Ya, tegang juga sih,” kata Alfira.
Ia juga mengakui kondisi pahanya menjadi salah satu pertimbangan saat menjalani gim kedua. Alfira tak ingin pertandingan berlanjut hingga gim ketiga karena khawatir kondisi fisiknya semakin menurun.
“Selain itu, saya juga mikir paha saya sudah kencang. Kalau sampai rubber game, saya belum tentu kuat lagi. Jadi, saya fokus saja,” tukasnya.
Alfira belum selesai berlaga di Badminton Campus League Regional Semarang. Setelah mengamankan gelar juara nomor tunggal putri, ia masih akan kembali turun pada final nomor beregu.
Alfira akan membela UII yang dijadwalkan menghadapi Universitas Negeri Semarang (Unnes) pada laga final beregu, hari ini. (GAP)
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.