UII Andalkan Perpaduan Senior-Junior
Semua Pertandingan adalah Final dan Jaga Konsistensi

Pelatih UII Angga Yudha Perdana sedang memberikan instruksi kepada para pemainnya. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)
Tim Futsal Universitas Islam Indonesia (UII) mengandalkan perpaduan pemain senior dan junior untuk mengarungi kompetisi Campus League Futsal Regional Yogyakarta Season 1.
Kombinasi ini diharapkan membuat skuad tuan rumah lebih matang, sekaligus memberi pengalaman bagi pemain baru untuk merasakan persaingan antarkampus.
Pelatih UII, Angga Yudha Perdana, menyebut sejumlah pemain yang tampil musim ini sudah merasakan atmosfer Regional Yogyakarta Season 0. Pengalaman tersebut menjadi bekal penting untuk membantu rekan setim yang baru pertama kali turun di Campus League.
Angga juga memberi kesempatan kepada pemain angkatan 2024 yang sudah bergabung sejak musim sebelumnya untuk meneruskan pengalaman mereka kepada junior. Sementara itu, sekitar enam pemain baru yang beralih dari bangku sekolah ke dunia perkuliahan ikut masuk dalam komposisi tim.
“Musim ini kami mengangkat pemain angkatan 2024. Mereka sudah merasakan kompetisi tahun lalu dan bisa memberikan pengalaman kepada adik-adiknya,” jelas Angga.
"Ada juga sekitar enam pemain yang baru masuk dari sekolah ke kuliah. Buat saya, itu bukan persoalan serius. Selama mental mereka siap dan bisa menjalankan instruksi, perpaduan senior-junior ini tidak masalah,” tegasnya.
Racikan tersebut langsung menunjukkan hasil positif pada laga pembuka Grup A. Bermain di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Selasa (20/10), UII menaklukkan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dengan skor 7-1.
Lalu Habiburrahman membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan dua menit. Fausta Dhiya Ulhaq Wihana Putra kemudian mencetak dua gol pada menit ke-12 dan 15. Khazazi Putra Mizani ikut menyumbang gol pada menit ke-16 untuk membawa UII unggul 4-0.
UAJY sempat memperkecil ketertinggalan lewat Alesandro Putrando Kaka pada menit ke-24. Namun, UII kembali menjauh melalui Muhammad Rafli Al Hakim, Habib Sarfaraz Haqy, dan Lalu Abisali Nihal Fardani.
Meski menang dengan selisih enam gol, Angga belum sepenuhnya puas. Ia menilai timnya masih perlu beradaptasi dengan sejumlah aspek pertandingan, termasuk penggunaan interlok dan perbedaan bola yang digunakan.
“Alhamdulillah, pemain bisa menjalankan instruksi, meski masih ada miskomunikasi. Kami juga masih beradaptasi sebagai tuan rumah. Semoga pada pertandingan kedua dan seterusnya, permainan kami bisa lebih baik,” kata Angga.
Angga juga menyebut semua pertandingan yang dilalui UII adalah final. Namun, ia juga berharap para pemainnya bermain dengan konsisten agar bisa mendapatkan target juara. "Maunya juara, apalagi kita tuan rumah, namun memang yang sulit adalah permainan konsisten," tukasnya.
Campus League Futsal Regional Jogja Season 1 berlangsung pada 20-27 Oktober 2026. Mampukah perpaduan senior-junior UII membawa tuan rumah melangkah hingga tangga juara?
Saksikan pertandingan berikutnya melalui kanal YouTube resmi Campus League dan jangan lupa subscribe agar tidak ketinggalan aksi seru futsal antarkampus. (GAP)

