Unitomo Finis di Peringkat Tiga Regional Surabaya
Pressing ketat berbuah kemenangan 3-1 atas Ubaya

Tim Futsal Putra Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) meraih peringkat tiga Campus League Futsal Regional Surabaya Season 1 sektor putra, setelah menundukkan Universitas Surabaya (Ubaya) dengan skor 3-1 dalam laga perebutan tempat ketiga di GOR Futsal Pertamina ITS, Selasa (20/10/2026). (Foto: Jaya Pratama/Campus League)
Universitas Dr. Soetomo (Unitomo) meraih peringkat tiga Campus League Futsal Regional Surabaya Season 1 sektor putra, setelah menundukkan Universitas Surabaya (Ubaya) dengan skor 3-1 dalam laga perebutan tempat ketiga di GOR Futsal Pertamina ITS, Selasa (20/10/2026).
Jalannya Laga
Ubaya langsung mengambil inisiatif serangan sejak menit awal. Namun, kejelian pemain Unitomo membaca permainan lawan, membuat sejumlah serangan Ubaya terhenti dan membuka peluang melalui serangan balik. Penampilan apik kiper Ubaya, Muhammad Nabil, menjaga gawangnya tetap aman dengan catatan 10 saves di babak pertama.
Unitomo yang tertekan, perlahan mengubah arah permainan melalui pressing tinggi. Ubaya kerap kehilangan bola saat membangun serangan dari belakang, sementara tekanan Unitomo semakin intens dalam 10 menit terakhir babak pertama.
Unitomo bahkan mencatatkan penguasaan bola 62 persen berbanding 38 persen milik Ubaya. Meski demikian, kedua tim menutup paruh pertama dengan skor 0-0.
Memasuki babak kedua, Unitomo langsung memanfaatkan kelengahan lawan. Ferdinand Putra Prasetyo memecah kebuntuan pada menit ke-22 lewat bola rebound di depan gawang Ubaya. 1-0 Unitomo unggul.
Empat menit berselang, Unitomo menggandakan keunggulan. Berawal dari penyelamatan kiper Rajendra, Unitomo melancarkan serangan balik cepat dari sisi kanan yang dituntaskan Muhamad Zidane Yusuf pada menit ke-26.
Unitomo semakin menjauh pada menit ke-29. Marcelino Doni Saputra mencetak gol ketiga setelah timnya membangun serangan dengan cepat dan menemukan ruang di pertahanan Ubaya.
Tim Serigala Merah akhirnya memperkecil ketertinggalan melalui Ida Bagus Kesawa Yamuna. Ia memanfaatkan sodoran Stefan Mbulu di tengah tekanan yang diberikan lawan. Namun, gol tersebut belum cukup untuk mengubah jalannya pertandingan.
Upaya Ubaya mengejar ketertinggalan juga terkendala absennya dua pemain anchor, Gregorius Babis dan Mahesa Ghazi Omar Atmaja, yang mendapat kartu merah. Pergerakan kolektif mereka pun tidak berjalan optimal.
Pada menit-menit akhir, Unitomo lebih banyak menjaga pertahanan sambil sesekali melancarkan serangan.
Hingga peluit panjang berbunyi, skor 3-1 tetap bertahan. Unitomo pun menutup kompetisi dengan podium ketiga sekaligus meraih medali perunggu. (DT)

