Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kota Surabaya
Mengamati Permainan Lawan dan ''Mematikan''

ITS Surabaya mematikan permainan Universitas Ciputra (UC) pada babak kedua untuk membalikkan keadaan dan menang 3-2 di Campus League Futsal Regional Surabaya Season 1, Selasa (13/10).
Strategi membaca permainan lawan sejak babak pertama menjadi kunci comeback tuan rumah, dengan kiper I Komang Priyaditya yang tampil solid hingga terpilih sebagai MVP.
Bertanding di GOR Pertamina ITS, tuan rumah sempat tertinggal 1-2 pada babak pertama. Namun, ITS mampu mengubah pendekatan permainan selepas turun minum dan memanfaatkan celah di pertahanan UC untuk membalikkan skor.
Di tengah upaya UC mengejar gol penyeimbang, I Komang tampil solid di bawah mistar. Kiper berusia 21 tahun asal Denpasar itu beberapa kali menggagalkan serangan lawan yang terus mencari celah untuk menyamakan kedudukan.
Penampilan tersebut menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan ITS mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Ketenangan I Komang juga membantu timnya melewati tekanan pada fase krusial pertandingan.
Selepas laga, I Komang mengungkapkan bahwa kesabaran menjadi salah satu kunci kemenangan ITS. Timnya tidak terburu-buru mengambil keputusan, terutama saat masih tertinggal pada babak pertama.
“Saya percaya kepada teman-teman,” kata I Komang selepas pertandingan.
Ia menjelaskan, ITS memanfaatkan babak pertama untuk membaca pola permainan UC. Setelah memahami pendekatan lawan, mereka mulai mencari celah untuk melancarkan serangan yang lebih efektif.
“Pada babak pertama kami masih melihat permainan dan cara lawan bermain, ketika tahu, kami menyerang dari titik lemah lawan,” ujar I Komang.
Strategi tersebut membuahkan hasil setelah ITS mampu mencetak gol tambahan dan membalikkan skor menjadi 3-2. Meski UC terus memberikan tekanan pada babak kedua, ITS mampu menjaga keunggulan sampai pertandingan berakhir.
Kemenangan ini menjadi modal positif bagi ITS dalam persaingan Campus League Futsal Regional Surabaya Season 1. Tambahan tiga poin membawa mereka ke puncak klasemen sementara Grup A.
Penghargaan MVP melengkapi penampilan impresif I Komang pada laga pembuka. Ia turut berperan dalam keberhasilan ITS mengamankan kemenangan setelah sempat tertinggal dua gol dari UC.
Saksikan pertandingan lainnya dari Campus League Futsal Regional Surabaya Season 1 melalui kanal YouTube resmi Campus League. (GAP)
23 Oktober 2026
15.45 WIB

Universitas Gadjah Mada