Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kota Yogyakarta
Ingin Bersaing dengan Kampus-kampus di Yogyakarta

Kekalahan 2-9 dari Universitas Negeri Semarang (Unnes) menjadi hasil yang harus diterima Universitas Ahmad Dahlan (UAD) putri di Campus League Futsal Regional Jogja Season 1, Kamis (22/10). Namun, bagi kapten tim Nessa Adelia Kartika Putri dan rekan-rekannya, ada misi mengenalkan futsal putri UAD dan ikut bersaing dengan kampus-kampus lain di Yogyakarta.
Bagi Nessa dan teman-temannya, Campus League menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa UAD juga punya tim futsal putri yang bisa berkembang. Apalagi, tim ini baru kembali dibentuk setelah sempat vakum.
“Motivasi kami ingin menaikkan nama futsal UAD. Mungkin ini baru pertama kalinya futsal putri UAD ikut Campus League. Kami ingin bersaing di kompetisi-kompetisi kampus yang ada di Yogyakarta,” ujar Nessa.
Kesempatan tampil di Campus League juga sudah lama dinantikan para pemain. Dukungan kampus membuat mereka akhirnya bisa merasakan kompetisi yang diimpikan sejak awal kuliah.

Selebrasi pemain UAD Putri setelah mencetak gol ke gawang Unnes, Kamis (22/10). (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)
“Dukungan kampus pastinya sangat baik. Mereka mendukung kami buat ikut Campus League. Bisa ikut kompetisi seperti ini untuk pertama kalinya sudah menjadi sesuatu yang kami idamkan sejak awal masuk kuliah,” lanjutnya.
Dukungan itu juga terlihat dari kesempatan yang diberikan kampus kepada mahasiswa untuk bergabung melalui jalur beasiswa olahraga maupun seleksi terbuka. Nessa pun masuk UAD berbekal beasiswa prestasi futsal di Porda dan juga beasiswa LazisMu.
Bangun Lagi Futsal Putri UAD
Kesempatan tampil di Campus League menjadi langkah penting bagi UAD putri yang sedang membangun kembali timnya. Futsal putri UAD sebenarnya pernah terbentuk, tetapi sempat vakum sebelum akhirnya dirintis lagi. Mayoritas pemain saat ini berasal dari angkatan 2024 dan 2025.
Persiapan menuju Campus League berlangsung sekitar tiga bulan. Waktu tersebut dimanfaatkan untuk membangun kekompakan dan mematangkan permainan. Namun, UAD putri belum bisa tampil dengan komposisi lengkap karena beberapa pemain sedang mengikuti Pekan Olahraga Provinsi (Porprov).
Nessa pun menyadari timnya masih perlu banyak berbenah. Pengalaman pertama tampil di Campus League, dengan peserta dari berbagai kampus, menjadi tantangan tersendiri bagi mereka.
“Karena ini pertama kalinya kami ikut Campus League, mungkin persiapannya masih kurang. Semoga ke depannya bisa lebih baik lagi,” kata Nessa.
Saksikan perjuangan Nessa bersama UAD Putri dan tim-tim kampus lainnya di Campus League Futsal Regional Jogja Season 1 melalui kanal YouTube resmi Campus League. (GAP)
23 Oktober 2026
14.00 WIB

Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto