Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kota Jakarta Barat
Salah Satunya Pernah Bermain di Basketball Season 1

Delapan student-athlete Bina Nusantara (Binus) University memperkuat kontingen Indonesia pada Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Mereka tampil di sejumlah cabang olahraga, mulai dari basket, renang, modern pentathlon, hingga badminton.
Salah satu nama yang cukup dekat dengan Campus League adalah Halmaheranno. Student-athlete Industrial Engineering Binus Kampus Kemanggisan yang akrab disapa Hanno tersebut memperkuat Indonesia di nomor basket 3x3.
Ranno sebelumnya menjadi bagian dari perjalanan Binus pada Campus League Basketball Season 1. Ia tampil sejak Regional Jakarta hingga The Nationals sebelum mendapat kesempatan membela Indonesia di Asian Games 2026.
Langkah Ranno bersama tim basket 3x3 putra Indonesia terhenti di fase grup. Timnas Indonesia menutup Grup C dengan satu kemenangan dan satu kekalahan.
Selain Ranno, Binus juga mengirim Yualita Rency Novia untuk memperkuat tim basket putri Indonesia di nomor 5x5. Student-athlete Manajemen Binus Kampus Kemanggisan itu menjadi salah satu dari delapan wakil Binus di Aichi-Nagoya.
Cabang renang diwakili Jason Donovan Yusuf. Student-athlete Sistem Informasi Binus Kampus Kemanggisan itu turun di nomor 50 meter gaya punggung dan finis di peringkat keenam.
Jason juga tampil pada nomor 4x100 meter gaya ganti putra. Sebagai perenang pertama tim Indonesia, ia mencatat waktu 54,77 detik pada nomor 100 meter gaya punggung.
Catatan tersebut mempertajam rekor nasional yang sebelumnya ia bukukan dengan waktu 54,89 detik pada babak penyisihan.
Dua student-athlete Binus lainnya tampil di modern pentathlon. Caroline Andita Bangun yang menempuh program Bisnis Manajemen dan Marketing di Binus International berhasil melaju ke putaran final, sementara Samuel Christian M dari program Finance terhenti di semifinal B dan gagal melanjutkan ke final.
Sementara itu, Andrea Simon dan Rainer Reinaldy sama-sama berstatus student-athlete Binus Online. Andrea mengambil program Sistem Informasi, sedangkan Rainer menempuh Bisnis Manajemen.
Andrea finis di peringkat ke-12 pada nomor changquan putri. Sementara Rainer juga menjadi bagian dari kontingen Indonesia di Asian Games 2026.
Satu nama lain dari Binus adalah Nikolaus Joaquin. Student-athlete Bisnis Manajemen Binus Online tersebut menjalani debutnya di Asian Games 2026 dan langsung meraih medali emas bersama tim Indonesia pada nomor beregu badminton. (GAP)
Yogyakarta

Universitas Atma Jaya Yogyakarta
24 Oktober 2026
09.00 WIB

Universitas Negeri Semarang
%20Logo%20-%20(Koleksilogo.com).webp&w=3840&q=75)
Universitas Sebelas Maret
24 Oktober 2026
10.45 WIB

Universitas Tidar

Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto
24 Oktober 2026
12.30 WIB

Universitas Negeri Yogyakarta

Registrasi Hanya Dilakukan Online

Menang Dramatis atas Universitas Gunadarma 3 Set

Menang Dua Set Langsung

Menang atas Unnes dengan 2 Set Langsung