Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kota Surabaya
Univ Dinamika Menang dengan Skor 3-2

Universitas Dinamika (Undika) akhirnya mengamankan kemenangan perdana di Campus League Futsal Regional Surabaya Season 1. Menghadapi UIN Kiai Ageng Muhammad Besari alias UIN Ponorogo pada laga Grup B di GOR Pertamina ITS, Kamis (15/10), Undika bangkit pada babak kedua dan menang 3-2.
Undika sempat dibuat frustrasi sepanjang babak pertama. UIN Ponorogo tampil disiplin dan berhasil membatasi peluang lawan. Bahkan, Undika tak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran sebelum turun minum.
UIN Ponorogo justru berhasil mencuri keunggulan menjelang jeda. Radhika Wahyu Rezky Samodra melepaskan sontekan keras pada menit ke-19 yang gagal dibendung penjaga gawang Undika. Gol tersebut membawa UIN Ponorogo unggul 1-0 sekaligus menjadi modal untuk menghadapi babak kedua.
Selepas turun minum, Undika mulai menemukan celah. Upaya mereka akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-26. Viqo Rizkillahi Ramadhan menyambar bola lewat sontekan yang mengubah skor menjadi 1-1.
Gol penyama kedudukan itu menjadi titik balik bagi Undika. Permainan mereka semakin hidup, sementara UIN Ponorogo harus bekerja ekstra untuk mempertahankan pertahanan.
Rafael Banu S. kemudian muncul sebagai pembeda. Ia mencetak gol pada menit ke-35 untuk membawa Undika berbalik unggul 2-1. Dua menit berselang, Rafael kembali menjebol gawang UIN Ponorogo dan memperlebar jarak menjadi 3-1.
Brace Rafael membuat Undika berada di atas angin. Namun, pertandingan belum benar-benar selesai. UIN Ponorogo masih berusaha mengejar ketertinggalan dan berhasil memperkecil skor melalui Moch Iqbal Faizin pada menit ke-39.
Gol tersebut membuat menit-menit akhir kembali menegangkan. UIN Ponorogo berusaha mencari gol penyama, tetapi Undika mampu mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang berbunyi. Skor 3-2 memastikan tiga poin pertama bagi Undika.
Tambahan tiga poin membawa Undika sementara menempati peringkat ketiga Grup B. Mereka mengoleksi tiga poin dari dua pertandingan, dengan catatan satu kemenangan dan satu kekalahan.
Sementara itu, UIN Ponorogo masih berada di posisi keempat tanpa poin setelah menelan dua kekalahan.
Undika berhasil membuktikan bahwa pertandingan belum selesai sebelum peluit akhir berbunyi. Masih ada persaingan seru lainnya di Campus League Futsal Regional Surabaya Season 1.
Jangan lewatkan aksi tim-tim kampus berikutnya. Saksikan pertandingan pilihan dan ikuti keseruan Campus League Futsal Season 1 melalui kanal YouTube resmi Campus League. (GAP)
24 Oktober 2026
12.30 WIB

Universitas Negeri Yogyakarta