Yogyakarta
Pasaribu Ciptakan Gol Tunggal UGM
Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil mengalahkan Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) dengan skor tipis 1-0 dalam laga panas Grup B Campus League Futsal Regional Yogyakarta di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Sleman, Minggu (9/11).
Gol tunggal UGM dicetak Muhamad Nauval Farraz Pasaribu pada babak kedua. Berawal dari serangan balik cepat, Juldan Nufin Jadid mengirim sodoran bola ke Pasaribu di sisi kiri. Dengan kontrol cepat ke tengah, Pasaribu melepas tembakan akurat yang mengarah ke sudut gawang, tak mampu dijangkau kiper Patrick Aditya Wardana.
Pertarungan Ketat Sejak Awal
UGM yang membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos langsung menekan sejak menit pertama. Randra Satriaji dan sang kapten Amir Fahmi beberapa kali membuka peluang, namun pertahanan UAJY tampil disiplin melalui komando kapten Devando Febrilian.
Di sisi lain, Atma Jaya bukan tanpa ancaman. Jendry Pratama dan James Walela beberapa kali menebar bahaya melalui skema transisi cepat. Namun hingga babak pertama berakhir, skor tetap imbang 0-0.
Masuk babak kedua, tempo pertandingan makin meninggi. Benturan fisik dan duel perebutan bola intens terjadi di hampir setiap menit. UGM yang tampil lebih sabar dalam membangun serangan akhirnya menemukan celah dan mencetak gol melalui Pasaribu pada menit ke-24.
Ketegangan Memuncak
Tertinggal satu gol, Atma Jaya yang butuh satu poin saja untuk lolos langsung ke semifinal tampil lebih agresif. Adriano Herman Elmas mengatur pergerakan dan distribusi bola untuk menekan pertahanan UGM. Namun situasi berubah ketika terjadi protes keras dari bench Atma Jaya, yang membuat wasit Susilaturachman mengeluarkan kartu merah untuk sang pelatih menit ke-27.
Momen ini mempengaruhi fokus Atma Jaya, yang kemudian kesulitan mempertahankan ketenangan hingga akhir laga. Sementara UGM mampu menjaga keunggulan dengan bertahan rapat sambil sesekali memanfaatkan momentum serangan balik.
Skor 1-0 bertahan hingga peluit akhir, UGM menunda sementara tiket Atma Jaya di Campus League, sekaligus memperketat persaingan di Grup B.
Persaingan Tiket Semifinal Makin Panas
Dengan kemenangan ini, UGM mengoleksi 6 poin dan unggul dalam selisih gol. Atma Jaya juga memiliki 6 poin, namun berada di posisi kedua karena selisih gol yang lebih kecil.
Tiket semifinal antara UGM dan Atma Jaya di Grup B kini bergantung pada hasil laga Universitas Surabaya (Ubaya) vs Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) yang baru akan bermain besok senin 10 November 2025, pkl 10.00 WIB.
Untuk lolos, UGM berharap Ubaya kalah atau seri. Jika Ubaya menang dengan skor berapapun, Atma Jaya yang berhak melaju ke semifinal. Hal ini mengacu pada peraturan turnamen, penentuan tim yang lolos ke semifinal ditentukan dari selisih gol dalam pertandingan di antara tim-tim yang memiliki poin sama, bukan dari seluruh laga di fase grup.
Nantinya, jika Ubaya menang, alhasil membuat tiga tim-Ubaya, Atma Jaya, dan Universitas Gadjah Mada (UGM)-mengoleksi enam poin. Namun dalam kondisi itu, Atma Jaya yang berhak melaju ke babak semifinal karena unggul dalam selisih gol head-to-head dari dua tim lainnya.
(Daniel Tanamal)
Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Yudha/Syahwaldi Tampil Tenang di Ujung Laga

Dukungan Alumni dan Brand Jadi Solusi Finansial
Berbagi Pengalaman Level Pro ke Basket UGM

Kalahkan Untidar dengan Skor 4-0
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.