Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kab. Banyumas
Main Efektif dan Menang 4-2

Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) meraih kemenangan 4-2 atas Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa (STPMD) Yogyakarta dalam laga Grup B putra Campus League Futsal Regional Jogja Season 1 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, UII, Rabu (21/10/2026).
Tampil disiplin di tengah tekanan lawan, Unsoed mampu memaksimalkan kesalahan STPMD untuk mengamankan tiga poin.
STPMD langsung mengambil inisiatif permainan dengan mengandalkan penguasaan bola dan kecepatan. Namun, pertahanan Unsoed yang rapat membuat lawan kesulitan menemukan ruang untuk menciptakan peluang berbahaya.
Kesalahan umpan pendek pivot STPMD, Argya Duta Umbu Siwa, pada menit kedua menjadi awal petaka. Bola yang mengarah ke sisi kiri langsung disambar Moch Fahmi Azis, yang memanfaatkannya untuk membawa Unsoed unggul 1-0.
Tertinggal lebih dulu, STPMD meningkatkan tekanan untuk mengejar ketertinggalan. Sejumlah peluang berhasil diredam kiper Unsoed, Jundi Fadhillah, yang tampil sigap di bawah mistar. Satu menit sebelum turun minum, skor kembali berubah untuk Unsoed saat Maskur Dwiyan Risqi mampu mencetak gol dengan sepakan keras. 2-0 Unsoed memimpin.
Memasuki babak kedua, STPMD kembali menggempur pertahanan lawan. Tekanan mereka langsung membuahkan hasil ketika sontekan Timotius Tamima Krey mengenai Maskur Dwiyan Risqi dan berujung gol bunuh diri. Kedudukan berubah menjadi 1-1.
Namun, Unsoed kembali menghukum kelengahan lawan. Prasetyo Dewani melakukan penetrasi cepat sebelum melewati penjagaan pemain STPMD dan mencetak gol pada menit ke-27. Unsoed kembali unggul 2-1.
Unsoed kemudian memperlebar jarak melalui skema sepak pojok. Orlandika Fadhilah Abrar menyelesaikan peluang dengan sontekan terukur ke sudut jauh gawang Risky Umbu Kamang, mengubah skor menjadi 4-1.
STPMD tak menyerah dan terus mencoba menekan. Upaya mereka menghasilkan gol tambahan lewat Crespo, yang memanfaatkan bola liar di depan gawang setelah kiper Unsoed gagal mengamankannya. Skor menjadi 4-2.
Di tengah meningkatnya intensitas pertandingan, Unsoed tetap mampu menjaga keunggulan dan memastikan kemenangan 4-2 hingga peluit akhir berbunyi.
Hasil ini membuat Unsoed naik di peringkat pertama klasemen sementara grup. STPMD sendiri dipastikan tersingkir dari persaingan menuju empat besar meski masih mengantongi satu laga berikutnya.
26 Oktober 2026
13.30 WIB

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta