D. I. Yogyakarta
Menikmati Tantangan Jadi Pelatih Kampus
Bagi penggemar bola basket Tanah Air, nama Handoyo Cahyo Saputro bukan sosok asing. Ia pernah mencicipi kerasnya persaingan IBL bersama Pacific Caesar Surabaya pada musim 2011/12, sebelum kembali ke kampung halamannya untuk memperkuat Bima Perkasa Jogja pada 2017/18.
Namun kini, cerita Handoyo tak lagi soal bagaimana ia mencetak poin, rebound, ataupun assist, tetapi dalam usia 38 tahun ini ia menjalani babak baru untuk membentuk pemain muda dari level kampus.
Transformasi itu terlihat jelas di ajang Basketball Campus League Season 1 Regional Yogyakarta. Handoyo berdiri di sisi lapangan GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, UII, sebagai pelatih Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW), saat memulai laga pertama Grup C melawan Soegijapranata Catholic Semarang (SCU).
Perjalanan menuju peran sebagai pelatih tim kampus tidak didapat dengan instan. Setelah penisun, Handoyo sempat meniti karier sebagai asisten pelatih di Bima Perkasa Jogja. Ia bekerja bersama Yanuar Dwi Priasmoro dan mendampingi Oleh Halim sebagai head coach.
Dari sana, Handoyo mendapatkan pengalaman cukup untuk merancang strategi dari pinggir lapangan.
Kesempatan melatih UKDW datang pada awal tahun ini. Coach Oleh yang juga pelatih UKDW hijrah ke Tangerang Hawks sebagai asisten pelatih. Nama Handoyo masuk rekomendasi untuk mengisi posisi tersebut. Tawaran itu langsung disambut dengan rasa penasaran terhadap potensi skuat UKDW.
“Coach Oleh merekomendasikan saya ke UKDW. Saya juga punya rasa penasaran, karena saya percaya pemain-pemain ini sebenarnya bisa berkembang,” ujar Handoyo.
Sejak resmi menangani tim pada Januari 2026, Handoyo memulai semuanya dari nol. Ia tak hanya membangun sistem permainan, tetapi juga fondasi mental tim. Baginya, pengalaman di level profesional adalah bekal utama yang kini ia turunkan ke anak didiknya.
“Kalau di level profesional, karakter itu nomor satu. Itu yang saya coba bawa ke anak-anak. Mereka harus punya mental yang siap, disiplin, dan tahu bagaimana bersikap sebagai atlet,” jelasnya.
Tantangan Melatih Tim Kampus
Handoyo pun membagikan pengalamannya semasa bermain di IBL kepada para pemainnya di UKDW. Ia menanamkan kebiasaan profesional, dari cara latihan, komunikasi di lapangan, hingga bagaimana merespons tekanan dalam pertandingan. Ia berharap pengalamannya bisa memberikan dampak positif sekaligus membuka jalan bagi pemain untuk bisa menembus level tertinggi.
“Siapa tahu dari mereka nanti ada yang bisa lanjut ke level profesional. Minimal mereka punya fondasi karakter yang kuat,” tambahnya.
Namun, melatih di level kampus juga menghadirkan tantangan tersendiri. Status pemain sebagai mahasiswa membuat pendekatan yang digunakan harus lebih fleksibel. Mereka tak hanya dituntut perform di lapangan, tetapi juga menjaga tanggung jawab akademik.
“Level mahasiswa itu unik. Treatment-nya berbeda dengan level di bawah atau profesional. Kita harus lebih ekstra perhatian, lebih kritis, dan lebih sabar,” ungkap Handoyo.
Di situlah peran barunya benar-benar diuji. Handoyo juga harus menjadi mentor yang membimbing pemain dalam olahraga dan pendidikan.
Transformasi Handoyo dari pemain profesional menjadi pelatih kampus menghadirkan cerita menarik di Campus League. Ia membawa standar tinggi dari IBL ke lingkup basket kampus, namun tetap menyesuaikan pendekatan dengan karakter anak didiknya. (GAP)
Belum ada jadwal pertandingan tersedia
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.