Kota Salatiga
Bukan Hanya Taktikal, tapi Fisik Juga
Masuk ke pemusatan latihan (TC) Timnas Basket Putri Indonesia untuk persiapan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi pengalaman berharga bagi pemain Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW), Lidwina Ruth. Berlatih bersama para pemain senior membuatnya belajar menghadapi tekanan sekaligus mengambil keputusan lebih cepat di lapangan.
Pengalaman itu didapat Ruth setelah menuntaskan perjalanan bersama UKSW di Campus League Basketball 2026. Ia menjadi bagian penting dalam langkah UKSW dari Regional Yogyakarta hingga tampil di The Nationals. Penampilan konsistennya pun mengantarkannya mendapat panggilan mengikuti pemusatan latihan Timnas Basket Putri Indonesia, sejak Mei lalu.
Menurut Ruth, atmosfer latihan di timnas menghadirkan tantangan yang berbeda. Intensitas latihan lebih tinggi dan setiap pemain dituntut mampu berpikir cepat dalam setiap situasi permainan.
"Pengalaman di sana pasti banyak banget ya, karena kan kami latihan sama senior juga. Jadi, apa yang belum pernah aku dapet, seperti misalnya pressure yang tinggi, terus habis itu gimana kami bikin decision making secara cepat dan tepat. Jadi mental juga harus lebih berani," ujar Ruth, Senin (29/6).
Guard UKSW itu mengaku latihan bersama para pemain senior membuatnya memahami pentingnya mengambil keputusan dengan cepat. Di level yang lebih tinggi, setiap momen harus dimanfaatkan sebaik mungkin karena kesalahan kecil bisa berdampak pada jalannya pertandingan.
Selain dituntut cepat dalam mengambil keputusan, Ruth juga merasakan perbedaan dari sisi fisik. Menurutnya, persaingan di level tim nasional tidak hanya mengandalkan pemahaman taktik, tetapi juga kesiapan menghadapi permainan yang lebih keras.
"Apalagi kalau misalnya tanding di luar itu kan lawannya juga tidak cuma taktikal saja. Pasti juga fisik, jadi kami harus kuat juga," lanjutnya.
Pengalaman berlatih bersama para pemain senior menjadi pengalaman menyenangkan bagi Ruth. Kapten UKSW ini kini memiliki gambaran mengenai standar permainan yang harus dicapai untuk bisa bersaing di level nasional maupun internasional.
Meski sudah mendapat kesempatan mengikuti pemusatan latihan Timnas Basket Putri dan kembali dipercaya masuk Timnas Basket 3x3 Indonesia, Ruth merasa proses belajarnya masih jauh dari selesai.
"Belajar lagi dan latihan lagi," tutupnya. (GAP)
Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Disebut Kompetisi Kampus yang Luar Biasa
Eagles Kalahkan UKSW dengan Skor 61-43
Kalahkan Ubaya dengan Skor 63-55
Melaju ke The National Four tanpa Terkalahkan
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.