Kota Jakarta Timur
UNJ Siap Unjuk Bukti di Campus League
Jika bicara soal kampus yang all-in dalam pembinaan student-athlete, Universitas Negeri Jakarta (UNJ) jelas masuk radar utama. Bukan sekadar slogan, UNJ benar-benar membangun ekosistem olahraga yang hidup, dari level dasar sampai kompetitif. Dan sekarang, mereka siap tancap gas menatap Campus League Season 1.
Di balik geliat itu, Fakultas Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan (FIKK) jadi motor utama. Di sinilah Kawah Candradimuka pembinaan dipanaskan setiap hari. Bukan cuma mencetak lulusan, tapi juga membentuk atlet kampus yang siap naik level --baik di arena kompetisi maupun dunia profesional.
Masuk ke lingkungan UNJ, vibe-nya langsung terasa. Lapangan bukan cuma tempat latihan, tapi ruang untuk berkembang dan bertumbuh. Klub-klub olahraga terus bermunculan, bahkan untuk cabang yang sebelumnya belum populer.
Selama ada permintaan, ada pelatih, dan ada mahasiswa yang berminat, UNJ akan memberi lampu hijau. Dan ini bukan sekadar wacana.
Dekan FIKK UNJ, Prof Dr Nofi Marlina Siregar, M.Pd. mengatakan bahwa fakultasnya merupakan tempat mencetak para atlet. Tidak hanya itu, FIKK UNJ juga sangat fokus mengembangkan kultur student-athlete yang merupakan nadi mereka di Rawamangun, Jawa Timur.
“Pasti kami fokus sekali, terbukti setiap tahun kami menerima permintaan membuat klub, walaupun cabang-cabang olahraganya baru. Ketika sosialisasi, ada pelatihnya dan mahasiswa berminat, kami pasti buka klubnya,” ujar Prof Nofi.
Dari pernyataan Prof Nofi, kelihatan jelas UNJ tidak setengah-setengah. Saat ini, lebih dari 30 cabang olahraga sudah aktif berjalan di kampusnya. Artinya, pilihan bagi mahasiswa untuk berkembang sebagai student-athlete makin luas. Basket? Jelas jadi salah satu favorit.
Yang bikin beda, UNJ juga berani investasi. Pendanaan rutin digelontorkan, untuk bikin event mandiri dan kirim atlet ke berbagai kejuaraan.
“Kami fokus dan memberikan pendanaan setiap tahunnya agar mereka bisa mengadakan kejuaraan, sekaligus untuk mengikuti event-event kompetisi,” jelasnya menambahkan.
Atmosfer kompetitif itu yang sekarang mulai terasa. Apalagi dengan hadirnya Campus League Season 1, jadi ajang baru buat unjuk kualitas. UNJ paham ini bukan cuma soal partisipasi, tapi soal posisi menempatkan diri sebagai kampus dengan DNA olahraga di Indonesia.
Selain itu pendekatan UNJ juga relevan dengan arah perkembangan olahraga kampus modern. Student-athlete tidak hanya dilihat dari performa di lapangan, tapi juga dari akademik, proses pembentukan karakter, dan kesiapan karier setelah lulus.
Kalau melihat track dan komitmen yang ada, UNJ rasanya tidak main-main. "Kampus Pendidikan" ini sedang membangun legacy. Dan Campus League Season 1 jadi bagian dari perjalanan olahraga UNJ. (GAP)
Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Ingin Dikenal Sebagai Lawan Berbahaya

Sempat Tertinggal, The Spartans Menang 80-70

Kalahkan UKI 80-70

Juara Berkat Analisis Matang
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.