Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kota Semarang
Dua Kartu Merah Warnai Duel Panas di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo

Universitas Negeri Semarang (Unnes) berhasil membawa pulang kemenangan penting saat menghadapi tuan rumah Universitas Islam Indonesia (UII) dalam lanjutan Grup A Campus League Futsal Regional Jogja Season 1, Rabu (21/10).
Bermain di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, UNNES menang tipis 1-0 dalam pertandingan yang berlangsung ketat dan diwarnai dua kartu merah.
Dukungan suporter UII membuat atmosfer pertandingan terasa panas.
Kedua tim saling berusaha mencari celah, tetapi gol tak kunjung tercipta hingga memasuki menit-menit akhir babak kedua.
Situasi berubah pada menit ke-31. Pemain UII, Habib Sarfaraz Haqy, mendapat kartu merah setelah menyikut pemain UNNES dalam perebutan bola. Keputusan tersebut membuat tuan rumah harus melanjutkan pertandingan dengan empat pemain.
Unnes langsung memanfaatkan keunggulan jumlah pemain untuk menekan pertahanan UII. Hasilnya terlihat dua menit kemudian. Hasan Aris Fachrudin berhasil membobol gawang tuan rumah pada menit ke-33 dan membawa Unnes unggul 1-0.
Gol itu menjadi pembeda dalam pertandingan yang berjalan alot. Unnes punya peluang untuk menjaga keunggulan, sementara UII harus mencari cara untuk mengejar ketertinggalan di tengah tekanan suporter yang terus memberi dukungan dari tribun.
Namun, keunggulan Unnes tak bertahan dalam situasi yang sepenuhnya menguntungkan. Pada menit ke-38, Falih Naufal Aryadi mendapat kartu merah setelah melakukan tekel dua kaki terhadap pemain UII. Kedua tim pun sama-sama kehilangan satu pemain akibat kartu merah.
Unnes harus melewati momen krusial tersebut dengan kondisi jumlah pemain yang berkurang. Meski begitu, mereka mampu menjaga organisasi pertahanan dan mempertahankan keunggulan hingga pertandingan berakhir.
Kemenangan ini menjadi modal penting bagi UNNES dalam persaingan Grup A. Hasil pertandingan membuat peta persaingan semakin terbuka karena sudah ada tiga tim yang mengoleksi tiga poin, termasuk Unnes, UII, dan Universitas Atma Jaya.
Perjalanan persaingan Grup A masih berlanjut. Saksikan pertandingan berikutnya dan ikuti perjuangan tim-tim kampus dalam Campus League Futsal Regional Jogja Season 1 melalui kanal YouTube resmi Campus League. (GAP)
26 Oktober 2026
13.30 WIB

Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta