Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kota Surabaya
Sandy Kusuma Cetak Hat-Trick

Universitas Negeri Surabaya (Unesa) melaju ke semifinal Campus League Futsal Season 1 Regional Surabaya dengan catatan sempurna. Unesa mengunci posisi puncak Grup B setelah menundukkan UIN Kiai Ageng Muhammad Besari Ponorogo dengan skor 7-1 di GOR Pertamina ITS, Sabtu (17/10).
Sandy Kusuma Triandy menjadi salah satu pemain yang paling mencuri perhatian. Ia memborong tiga gol alias hat-trick untuk membantu UNESA menyudahi fase grup dengan tiga kemenangan dari tiga pertandingan.
Unesa langsung tancap gas sejak awal laga. Moch Dhanvy Khansa Habibie membuka keunggulan saat pertandingan baru berjalan satu menit. Achmad Guntur Ramadhan kemudian menggandakan skor pada menit keenam, sebelum Sandy ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-11.
Dhanvy kembali mencetak gol pada menit ke-16. Unesa pun menutup babak pertama dengan keunggulan 4-0 dan modal nyaman untuk melanjutkan dominasi selepas turun minum.
UIN Ponorogo sempat memperkecil ketertinggalan lewat gol Moch Iqbal Faizin pada menit ke-23. Namun, gol tersebut belum cukup untuk menghentikan laju UNESA yang tampil agresif sepanjang pertandingan.
Sandy mencetak gol keduanya pada menit ke-22, lalu melengkapi hat-trick pada menit ke-36. Ahmad Arifianto juga menyumbang gol pada menit ke-30 untuk membawa Unesa semakin menjauh. Skor 7-1 bertahan hingga laga berakhir.
Pertandingan ini juga diwarnai kartu merah untuk pemain UIN Ponorogo pada pertengahan laga. Situasi tersebut menjadi tantangan tambahan bagi UIN Ponorogo yang berusaha mengejar ketertinggalan.
Hasil ini menegaskan konsistensi Unesa sepanjang fase grup. Tiga kemenangan membuat mereka mengoleksi sembilan poin sekaligus memastikan tiket semifinal dengan status juara Grup B.
Sebaliknya, UIN Ponorogo masih belum meraih kemenangan dari tiga pertandingan yang telah dijalani. Mereka harus mengevaluasi penampilan setelah kesulitan membendung permainan UNESA.
Jangan lewatkan pertandingan berikutnya! Saksikan perjuangan para student-athlete membela kampus masing-masing di Campus League Futsal Season 1 Regional Surabaya melalui kanal YouTube resmi Campus League. (GAP)
23 Oktober 2026
14.00 WIB

Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto