Yogyakarta
Kalahkan UPI Lewat Laga Sengit dan Drama Adu Penalti

Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) berhasil melangkah ke final Campus League The Nationals setelah menang lewat drama adu penalti.
Pada laga semifinal itu, UNY sempat tertinggal 0-3 sebelum akhirnya bisa menyamakan kedudukan dan memaksa UPI bermain adu penalti.
Dari tiga kesempatan yang ada, algojo UNY kesemuanya berhasil menjalankan tugasnya. Sementara UPI gagal sekali sekaligus memupus harapan mereka ke final.
Jalannya Pertandingan
UPI seolah tidak mengenal lelah meski semalam baru saja memperebutkan slot semifinal melawan UII. Kini mereka langsung bermain menyerang.
Pertandingan baru berjalan satu menit, Kelvin Danar Saputra sudah mencatatkan namanya di papan skor. UPI memimpin 1-0.
Semenit kemudian, giliran Fadli Maizan Rumiawan yang menggandakan keunggulan. UPI unggul 2-0.
UNY bukannya tanpa perlawanan. Mereka juga berani tampil menyerang dan menciptakan beberapa peluang.
Pada menit ke-7, Rofiq Ma’aruf mendapat peluang emas, tetapi gagal dikonversi menjadi gol.
Saat UNY sedang asyik menyerang, UPI justru memperlebar jarak menjadi 3-0 melalui sepakan keras Vicky Saputra yang tak mampu dibendung kiper UNY.
Meski tertinggal jauh, anak-anak Yogyakarta tidak menyerah. Mereka akhirnya memperkecil ketertinggalan setelah Rizal Daniel Calvinno mencetak gol pada menit ke-13.
Memasuki babak kedua, UNY bermain lebih dominan dengan menguasai penguasaan bola. Anak asuh Hajarul Susanto Walid itu bahkan mendapat hadiah penalti pada menit ke-23 setelah pemain UPI menarik baju pemain UNY.
Safari Nur Hannafi yang menjadi eksekutor menjalankan tugasnya dengan sangat baik. UNY memperkecil skor menjadi 3-2.
UPI kemudian harus bermain dengan empat pemain setelah Vicky Saputra diganjar kartu merah karena berargumen dengan wasit saat kick-in dilakukan.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan UNY untuk menyamakan kedudukan. Kali ini, sepakan Tegar Abdinugraha merobek gawang UPI yang dikawal Valiga Dwi Agustian. Skor berubah menjadi 3-3.
Setelah kedudukan kembali sama kuat, UNY dan UPI tampil saling menyerang dan terlibat jual beli peluang hingga laga semakin panas dan menarik.
Hingga pertandingan berakhir pada Waktu normal, kedua tim masin bermain sama kuat dan harus berlanjut ke babak perpanjangan waktu.
Pada dua babak perpanjanan waktu, UNY punya emas. Sayang sepakan dari Tegad Abdinugraha mengenai tiang gawang.
Kedua tim masih sama kuat hingga dua babak perpanjangan waktu berakhir. Pertandingan pun dilanjutkan dengan drama adu penalti.
Adu Penalti
Penendang pertama UNY adalah Moh Rizki Febriansyah dan berhasil. Penendang pertama UPI adalah Adilan Mahdy dan juga berhasil.
Penendang kedua UNY adalah Ibra Azhiim dan berhasil. Sedangkan penendan kedua dari UPI adalah Gigih Ma'aruf dan tendangannya bisa dihalau oleh Ardytan Rahman.
Penendang penentu UNY adalah kapten Safari dan berhasil, sepakannya tak bisa dihalau oleh Faiz Fadhlur Rahman. UNY melangkah ke final The Nationals setelah menang tos-tosan.
Belum ada jadwal pertandingan tersedia
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.