DKI Jakarta
Siap Benahi Diri untuk Campus League Musim Depan

Tim Futsal Putra Universitas Podomoro menutup perjalanan mereka di Campus League Futsal Regional Jakarta 2025 dengan kepala tegak. Meski ini adalah kompetisi futsal terbesar pertama yang mereka ikuti, pengalaman selama tiga laga fase grup di FIKK UNJ, GOR Universitas Negeri Jakarta menjadi cerita berharga yang tak akan dilupakan.
Podomoro mencatatkan rekor unik di Musim Nol: tidak pernah kalah, namun juga belum merasakan manisnya kemenangan. Tiga pertandingan, tiga hasil draw, status “Spesialis Seri” yang meninggalkan pelajaran besar bagi tim muda ini.
Asisten pelatih Podomoro, M. Raihan Wijaya, mengakui hasil tersebut sebagai cermin yang perlu mereka perhatikan, sekaligus kompetisi ini juga membuat mata mereka terbuka dan termotivasi untuk berbuat lebih di musim depan.
"Tim kami menyelesaikan semua laga tanpa kekalahan dan tanpa kemenangan. Ini jadi pelajaran, bahkan teguran, untuk lebih siap menghadapi event tahun depan. Campus League adalah event besar pertama kami. Hasilnya cukup memuaskan tapi juga mengecewakan, hasil yang fair untuk kondisi tim kami,” ujarnya di FIKK UNJ GOR UNJ, Sabtu (29/11).
Raihan menambahkan bahwa set piece, finishing, ketahanan fisik, hingga adaptasi lapangan menjadi evaluasi penting. " Ya, kami itu memang jarang memakai lapangan besar. Pemain masih kagok, dan perbandingan shot on target dan off target jauh banget,” jelasnya.
Campus League Berkelas!
Sementara itu, salah satu pemain kunci Riski Putra Satria Aditama menyebut penyelenggaraan Campus League sebagai pengalaman berkelas untuk timnya.
"Ini kompetisi yang sangat profesional ya, mulai dari lapangan sampai sistem pertandingan. Ini pertama kali kami main di level sebesar ini. Tahun depan kami akan memperbaiki diri dan berbuat lebih banyak. Semoga Campus League ini tetap jadi event yang selalu bagus dari tahun ke tahun,” katanya.
Perjalanan Podomoro di Grup B dimulai dengan hasil 1-1 melawan tim kuat Universitas Budi Luhur (UBL). Pada laga kedua, mereka tampil cepat dan taktis saat menghadapi IKIP Siliwangi Bandung, bahkan sempat menguasai permainan sepanjang satu babak.
Namun kembali harus puas dengan skor 1-1 dan peluang menuju The Nationals pun tertutup. Terakhir, tim berseragam garis putih biru tua ini menahan STKIP Pasundan Cimahi 1-1.
Dengan tiga poin di akhir fase grup, Podomoo menempati peringkat ketiga Grup B. Meski langkah mereka terhenti di edisi kali ini, semangat mereka tidak padam. Podomoro pulang dengan pelajaran, pengalaman, dan mimpi lebih besar untuk menyongsong Campus League musim depan.
Belum ada jadwal pertandingan tersedia
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.