SURAKARTA
Fokus Bangun Tim Walau Belum Ada Beasiswa
Bicara tentang Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta, ingatan publik basket kampus Indonesia tak pernah jauh dari nama-nama seperti Leonardo Effendy dan Samuel Devin Susanto.
Dua sosok tersebut pernah jadi wajah jaya basket UNS, bahkan melangkah hingga level profesional di IBL. Namun, seiring waktu berjalan, generasi berganti. Kini, UNS sedang berada di fase bertahan agar tetap hidup.
Di tengah kompetisi Basketball Campus League Season 1 Regional Yogyakarta, tim putra UNS belum berbicara banyak. Mereka finis di peringkat ketiga Grup A dan harus angkat koper lebih cepat, terhenti di fase grup.
Akan tetapi, bagi UNS bukan sekadar soal menang atau kalah. Ini tentang menjaga nyala api basket UNS agar tidak padam oleh Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Bola Basket UNS.
Pelatih UNS, Nurwicaksono Mawar Meinarso, mengatakan cara mereka menjaga basket kampusnya yang berbeda dengan kampus lain, walau belum ada beasiswa untuk atlet basket.
“Kami belum ada beasiswa. Ya, kami berusaha agar basket UNS jangan mati. Istilahnya, dalam kondisi apapun harus tetap hidup,” ujar Coach Mawar, Sabtu (2/5).
Kalimat itu sederhana, tapi punya makna. Di baliknya, ada kerja keras mahasiswa yang tergabung dalam UKM basket untuk tetap menjaga agar basket UNS tidak lenyap.
Situasi ini berbeda jika menengok ke belakang. Sekitar tahun 2015 hingga 2018, UNS pernah berada di titik yang jauh lebih tinggi. Era Leonardo Effendy dan Samuel Devin Susanto menjadi masa keemasan.
Saat itu, UNS bukan hanya kompetitif, tapi juga punya nama besar sebagai salah satu kekuatan basket kampus di Jawa Tengah.
“Kami memang pernah dalam kondisi yang bagus di zaman dulu, eranya Leo dan Devin, sekitar 2016 sampai 2018,” kenang Coach Mawar.
Punya Nama Besar
Nama besar itu sempat menjadi magnet. Banyak pemain muda tertarik bergabung, atmosfer tim hidup, dan prestasi ikut mengalir. Akan tetapi kini, belum adanya beasiswa atau program pembinaan yang kuat, UNS pun sedang membangun ulang basketnya.
Coach Mawar menyadari, untuk bisa kembali ke level kompetitif, dibutuhkan lebih dari sekadar semangat. Ada kebutuhan akan pembenahan yang lebih struktural, terutama dari sisi manajemen dan dukungan kampus.
“Manajemen yang tertata dan dukungan yang bertambah dari kampus bisa jadi daya tarik,” jelasnya.
Menariknya, Solo sebagai basis UNS sebenarnya tidak kekurangan talenta. Banyak pemain potensial lahir dari kota ini.
Namun, banyak dari mereka memilih merantau ke luar Solo demi mendapatkan pengalaman dalam bermain dan mencari ilmu baru di basket.
“Kebanyakan anak Solo justru keluar, ke Jogja atau kota lain. Bahkan tadi ada yang jadi lawan kami (UKSW). Mereka cari pengalaman di sana,” ujar Coach Mawar.
Ia tidak menyalahkan pilihan tersebut. Justru menurutnya, itu adalah langkah yang baik untuk perkembangan pemain.
Namun, ia pun berharap ketika kota atau daerah memanggil, para pemain itu mau kembali dan membela tanah asalnya.
“Kalau nanti ada event nasional, mereka harus mau pulang dan main untuk Solo,” tegasnya.
Cerita UNS hari ini adalah menjaga api agar tak padam. Karena bagi mereka, basket bukan sekadar olahraga, tetapi juga sudah menjadi identitas bagi kampus mereka. (GAP)
Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Berlatih Rutin sebelum Kompetisi

Dominasi Laga dan Benamkan Unesa 2-0

Adna/Khalill Bermain Lebih Tenang dan Siap

Bermain Santai Jadi Kunci Kemenangan Lintang/Tanaya
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.