Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kota Surabaya
Bidik Sapu Bersih di Regional Surabaya

Universitas Surabaya (Ubaya) tak mau mengulang pengalaman pahit Campus League Futsal Season 0. Belajar dari kegagalan musim lalu, Ubaya kini berupaya mencapai hasil maksimal di Campus League Futsal Regional Surabaya Season 1 agar bisa memastikan tiket semifinal tanpa bergantung pada selisih gol.
Ubaya baru saja memastikan kemenangan perdana mereka di Futsal Regional Surabaya Season 1. Mereka berhasil meraih kemenangan atas Universitas Ciputra (UC) 5-0, pada laga Grup A di GOR Pertamina ITS, Rabu (14/10)
Pada musim sebelumnya, langkah Ubaya terhenti meski sempat menutup fase grup dengan kemenangan besar 10-0 atas Sekolah Tinggi Multi Media (STMM) Yogyakarta. Hasil tersebut ternyata belum cukup untuk membawa mereka ke semifinal karena kalah selisih gol dari Atma Jaya Yogyakarta.
Sesuai peraturan kompetisi saat itu, penentuan tim yang lolos ketika memiliki poin sama ditentukan melalui selisih gol dalam pertandingan di antara tim-tim tersebut, bukan dari seluruh laga fase grup. Pengalaman itu menjadi pelajaran penting bagi Ubaya untuk menghadapi kompetisi musim ini.
Pemain Ubaya, Bagus Kesawa mengungkapkan, timnya tetap menjalani pendekatan persiapan dengan berlatih keras sebelum kompetisi. Namun, pengalaman dari Season 0 membuat mereka punya target yang tak bisa ditawar.
"Dari gelaran sebelumnya, kami belajar dan tidak mau hitung-hitungan selisih gol lagi,” kata Bagus selepas pertandingan.
Kini, Ubaya ingin menyelesaikan pekerjaan mereka sendiri di lapangan. Bukan sekadar mengejar kemenangan besar, mereka ingin menang di setiap pertandingan agar tak perlu menunggu hasil dari tim lain untuk menentukan nasib.
“Kami mau 15 poin, sapu bersih” tegas Bagus.
Target tersebut menjadi dorongan bagi Ubaya untuk tampil konsisten sepanjang fase grup. Setiap pertandingan punya arti penting dalam menjaga peluang mereka melangkah ke semifinal. Pengalaman musim lalu pun menjadi pengingat bahwa kemenangan saja belum tentu cukup jika target lolos belum benar-benar diamankan.
Ubaya kini ingin membayar kegagalan musim lalu dengan hasil yang lebih baik. Target 15 poin menjadi pegangan Bagus dan rekan-rekannya untuk menyapu bersih fase grup sekaligus mengamankan tiket semifinal.
Ikuti perjuangan Ubaya dan pertandingan lainnya di Campus League Futsal Regional Surabaya Season 1 melalui kanal YouTube resmi Campus League. (GAP)

Musim Terakhir Bersama Ubaya, Jejaknya Tak Berakhir

Coach Septyan Dwi Chandra Fokus Pengembangan Skuad Muda

Kali Pertama ITS Merasakan Kekalahan dari 'Si Merah' Ubaya
Sekolah Tinggi Multi Media "MMTC" Yogyakarta
23 Oktober 2026
19.15 WIB

Universitas Sanata Dharma