DKI Jakarta
Tampil Ganas Lawan Untirta, Coach Fadil Soroti Adaptasi Bola

Universitas Trisakti (Usakti) menjadi tim pertama di Regional Jakarta yang berhasil menembus 100 poin dalam satu pertandingan.
Catatan manis itu terjadi saat menghadapi Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Grup B Basketball Campus League Season 1 Regional Jakarta. Bermain di UPH Basketball Court, Selasa (26/5), Usakti menang meyakinkan dengan skor telak 100-44.
Pelatih Fadil Wahyudi menilai salah satu faktor penting di balik performa agresif timnya adalah keberhasilan pemain beradaptasi dengan bola baru yang digunakan di Campus League. “Adaptasi bola jadi pengaruh banget. Anak-anak jadi lebih gampang bikin poin,” ujarnya.
Menurut Fadil, sejak beberapa pekan terakhir Trisakti memang mulai berlatih menggunakan bola yang sama dengan pertandingan resmi. Meski awalnya terasa canggung karena perbedaan pantulan bola dan karakter lapangan, perlahan para pemain mulai menemukan ritme permainan mereka.
“Awal-awal memang agak kagok karena lapangan latihan sama lapangan pertandingan beda, bolanya juga beda. Tapi anak-anak sekarang sudah mulai terbiasa,” katanya.
Adaptasi itu terlihat jelas dari efektivitas serangan Trisakti, terutama dari tembakan jarak jauh. Mereka mampu mencetak 10 tripoin sepanjang laga dan terus menjaga tempo permainan hingga kuarter akhir.
Meski menang besar, Fadil justru masih memberi perhatian serius pada kontribusi pemain cadangan. Menurutnya, Trisakti tidak bisa hanya bergantung pada lima atau enam pemain inti jika ingin melangkah jauh di kompetisi ini.
“Kita butuh semua pemain siap. Bench player itu penting banget buat jaga stamina dan fokus pemain utama,” jelasnya.
Karena itu, laga melawan Untirta juga dimanfaatkan sebagai momen membangun chemistry rotasi pemain. Saat pemain inti mulai lelah dan kehilangan fokus, pemain cadangan diharapkan bisa menjaga intensitas permainan tetap stabil. “Kalau yang fresh masuk, fokus tim bisa balik lagi. Jadi bench harus benar-benar siap,” lanjut Fadil.
Dengan dua kemenangan di fase grup, peluang Trisakti menuju babak berikutnya semakin terbuka. Namun bagi Fadil, pekerjaan rumah tim belum selesai. Ia ingin seluruh pemain, termasuk lapis kedua, terus berkembang agar Usakti tetap konsisten saat memasuki fase yang lebih ketat di Basketball Campus League Regional Jakarta.
Kemenangan atas Untirta juga membuat Usakti sementara memimpin Grup B dengan 4 poin, diikuti Unsada dengan 3 poin, UBL di peringkat tiga dengan 3 poin dan Untirta juru kunci dengan 2 poin.
Satu kemenangan di game terakhir pada kamis 28 Mei 2026 menghadapi Unsada, akan memuluskan langkah mereka ke babak Regional Playoffs.
Belum ada jadwal pertandingan tersedia
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.