Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kota Jakarta Barat
Andalan Trisakti Itu Menang atas Luthfie dari UPI Bandung

Tunggal putra Universitas Trisakti, Triyugo Frediqke, mengamankan peringkat ketiga Badminton Regional Bandung Season 1. Triyugo menundukkan Luthfie Lukmansyah dalam dua gim langsung 15-2, 15-5 di GOR KONI Bandung.
Triyugo langsung mengambil kendali permainan sejak gim pertama. Ia bermain agresif dan mampu membangun keunggulan cepat hingga 5-1.
Luthfie berusaha mencari celah untuk keluar dari tekanan, tetapi pertahanan Triyugo sulit ditembus. Setiap kali Luthfie mencoba membangun serangan, Triyugo mampu merespons dan kembali menguasai reli.
Keunggulan tersebut terus bertahan hingga poin-poin akhir. Mahasiswa D3 Akuntansi Perpajakan itu hanya memberikan dua angka kepada Luthfie sebelum menutup gim pertama dengan skor telak 15-2.
Memasuki gim kedua, Triyugo kembali tampil menekan. Tempo permainan tidak banyak berubah dan ia terus memaksa Luthfie bermain dalam tekanan.
Triyugo kembali unggul cukup jauh. Namun, pertandingan sempat terhenti ketika ia mengalami cedera paha saat kedudukan 13-6.
Meski sempat mengalami masalah pada pahanya, Triyugo tetap melanjutkan pertandingan. Kondisi tersebut tidak membuatnya kehilangan keunggulan yang sudah dibangun sejak awal gim.
Setelah pertandingan kembali berjalan, Triyugo langsung berusaha menyelesaikan laga. Ia mempertahankan permainan menyerang hingga akhirnya mengunci kemenangan pada gim kedua dengan skor 15-5.
Kemenangan tersebut memastikan Triyugo finis di posisi ketiga tunggal putra Badminton Regional Bandung Season 1. Hasil ini menjadi penutup perjalanan Triyugo di nomor tunggal putra setelah sebelumnya harus terhenti di semifinal. (GAP)
24 Oktober 2026
09.00 WIB

Universitas Negeri Semarang