DKI Jakarta
Kapten Zaky: Rhinos Bawa Pulang Banyak Pelajaran

Kapten Institut Perbanas Jakarta, Zaky Al Hakim, memilih melihat perjalanan timnya di Basketball Campus League Season 1 Regional Jakarta dari sisi yang lebih luas.
Meski gagal mencapai partai final, Perbanas tetap berhasil mengamankan satu tempat di The Nationals setelah menundukkan Universitas Trisakti pada laga perebutan peringkat ketiga.
Bertanding di UPH Basketball Court, Minggu (31/5), Perbanas tampil dominan dan menutup pertandingan dengan kemenangan 65-41. Hasil tersebut memastikan Rhinos menjadi wakil ketiga Regional Jakarta di kategori putra, menyusul Universitas Pelita Harapan (UPH) dan Universitas Bina Nusantara (Binus).
Bagi Zaky, tiket ke tingkat nasional tetap menjadi pencapaian yang patut disyukuri. Namun ia tidak menutupi bahwa target awal tim sebenarnya jauh lebih tinggi. “Kami maunya masuk final. Tapi kami tetap bersyukur bisa lolos ke nasional,” ujarnya usai pertandingan.
Keberhasilan mengamankan tiket Nationals terasa semakin penting setelah Perbanas harus menerima kenyataan pahit di semifinal. Sebagai juara bertahan Regional Jakarta, mereka justru tumbang cukup telak saat menghadapi Binus.
Alih-alih larut dalam kekecewaan, Zaky menyebut kekalahan tersebut menjadi bahan pembelajaran yang sangat berharga bagi tim.
“Lawan Binus kemarin harusnya bisa lebih seru. Tapi ternyata kami kalah jauh. Dari situ kami banyak belajar lagi,” katanya.
Menurutnya, pertandingan melawan Binus membuka sejumlah masalah yang selama ini masih menjadi kelemahan Perbanas. Dua hal yang paling menonjol adalah kurangnya konsistensi dan disiplin selama pertandingan berlangsung.
“Kami problem di konsistensi sama disiplin. Itu yang masih kurang,” ungkap Zaky.
Ia menilai ketika tim mampu menjaga disiplin dalam bertahan dan menjalankan sistem permainan dengan baik, kualitas serangan Perbanas sebenarnya cukup kompetitif untuk bersaing dengan siapa pun. Sebaliknya, ketika fokus mulai menurun, performa tim ikut turun secara signifikan.
“Kalau kami disiplin dan konsisten di defense, offense pasti ikut jalan,” lanjutnya.
Karena itulah laga perebutan tempat ketiga menjadi pertandingan yang sangat penting. Selain menentukan posisi akhir Regional Jakarta, pertandingan tersebut juga menjadi kesempatan terakhir untuk mengamankan tiket ke The Nationals.
Zaky mengungkapkan sejak awal pelatih sudah menekankan bahwa Perbanas tidak boleh menyia-nyiakan kesempatan tersebut. “Coach bilang kami harus ambil game ini. Kami benar-benar harus ada di The Nationals,” ujarnya.
Kini, setelah target lolos ke tingkat nasional berhasil diamankan, fokus Perbanas beralih ke proses evaluasi. Tim menyadari masih banyak aspek yang perlu dibenahi jika ingin kembali bersaing dengan tim-tim terbaik dari berbagai daerah di Indonesia.
Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Melewati Overtime dengan Kemenangan atas UKSW
'Rhinos' Taklukkan UKSW Lewat Drama Overtime
Bersiap Hadapi UKSW di The Nationals Final

Zulfahrizal: Bukan Nama Pemain, Tapi Perbanas
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.