Kota Jakarta Timur
Fokus Latihan Futsal Sejak SMP

Perjalanan jauh dari Tambun ke Rawamangun jadi bagian dari keseharian Gabriel Alamsyah, pemain futsal STIE Indonesia Jakarta, yang sedang mempersiapkan diri menghadapi Campus League Regional Jakarta 2025. Setiap hari ia menempuh jarak pergi-pulang menggunakan motor demi menjaga komitmennya pada latihan, studi, dan mimpinya menjadi pemain timnas futsal Indonesia.
Ketertarikan Gabriel pada futsal berawal sejak masa SMP. Sebelumnya ia sempat meniti jalur sepak bola lewat SSB sejak kelas 3 hingga kelas 6 SD. Namun ketika memasuki SMP di Tambun, Bekasi, ia memilih beralih dan serius menekuni futsal hingga kini.
“SMP pindah ke futsal sampai sekarang,” jelas Gabriel yang merupakan alumni SMKN 3 Bekasi. Perjalanannya di dunia futsal membuat STIE Indonesia Jakarta memberikan beasiswa 100 persen untuk dirinya.
Tinggal di Tambun dan kuliah di Jakarta bukan hal mudah, namun tak sekalipun Gabriel menjadikannya hambatan. Ia menegaskan bahwa dirinya memang pergi-pulang setiap hari.
“Iya, saya orang Tambun, kuliah di Jakarta, pergi pulang… naik motor,” katanya. Proses itu justru menambah tekadnya untuk mengejar mimpi menjadi pemain timnas futsal Indonesia.
Kini, perjuangan panjang itu diuji dalam persiapannya bersama STIE Indonesia Jakarta jelang Campus League Regional Jakarta 2025, yang akan berlangsung di FIKK UNJ GOR Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, 26 November-1 Desember 2025.
Gabriel menyebut persiapan timnya telah mencapai 80 persen. “Sisa waktu yang ada dimaksimalkan biar sampai 100 persen,” kata Gabriel yang merupakan mahasiswa semester 3 D3 Manajemen Perdagangan.
Secara pribadi, ia menekankan peningkatan fisik dan pertahanan. “Fisik sama defense yang dibagusin,” katanya singkat. Salah satu bagian terpenting dari persiapan adalah latih tanding melawan klub Pro Futsal League (PFL), Halus FC, di MyFutsal Cidodol, Kebayoran Lama, Jakarta, Kamis (20/11).
Bagi Gabriel, laga itu memberikan pengalaman berbeda. Ia mengatakan bahwa tensi permainanya lebih tinggi melebihi pertandingan antarkampus. "Mereka lebih siap, otot-ototnya juga kekar,” ungkapnya. Ia menyebut duel itu sebagai pengalaman berharga jelang kompetisi.
STIE Indonesia Jakarta berada satu grup dengan Universitas Kristen Indonesia (UKI) Jakarta, Universitas Winaya Mukti Sumedang, dan International Women University Bandung. Gabriel menilai grup mereka tidak ringan. “Group-nya lumayan cukup ketat. Harus fokus tiga match biar bisa dapat sembilan poin,” tegasnya.
Target yang dipasang Gabriel jelas, yakni membawa STIE Indonesia Jakarta hingga ke tingkat nasional. “Pengen ke nasional, harus,” katanya. Untuk target individu, ia memilih tak memasang ekspektasi berlebihan. “Ngalir aja.” tutupnya.
STIE Indonesia akan berhadapan dengan International Women University pada laga perdana mereka di Campus League Regional Jakarta di FIKK UNJ GOR Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, 26 November, pukul 18.45 WIB. Laga tersebut menjadi momen untuk bisa mengamankan tiket ke The Nationals yang juga akan digelar di Jakarta pada 3-7 Desember 2025.
Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Kalah dari Perbanas Putri di Laga Awal

Dunia Futsal Kampus Kehilangan Sosok yang Dedikatif

Berikan Selamat kepada UKI Jakarta

Kalah Selisih Gol dari UKI Jakarta
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.