Semarang
Berhasil Mengalahkan UKSW di Final
Soegijapranata Catholic University (SCU) sukses keluar sebagai juara Basketball Campus League Season 1 Regional Yogyakarta usai mengalahkan Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) dengan skor meyakinkan 63-31 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, UII, Kamis (7/5).
Kemenangan tersebut menjadi penutup manis perjalanan The Patriots sepanjang Regional Yogyakarta. SCU tampil dominan sejak awal pertandingan dan mampu menjaga konsistensi permainan hingga buzzer akhir.
Pelatih SCU, Arie Djazuli, menilai faktor terbesar dalam laga final bukan hanya soal strategi atau kualitas permainan, tetapi juga kesiapan mental para pemain.
“Mental anak-anak harus siap,” ujar Arie setelah pertandingan.
SCU langsung tampil agresif sejak tip-off. Pada kuarter pertama, mereka melesat dengan tambahan 28 poin dan berhasil menekan UKSW yang hanya mampu mencatatkan delapan poin. Defense rapat dan transisi cepat menjadi kunci permainan SCU pada awal laga.
Memasuki kuarter kedua, pertandingan sempat berjalan lebih ketat. UKSW mencoba bangkit dan memperlambat ritme permainan.
Namun, Erinindita Madafa dan rekan-rekannya tetap mampu menjaga kontrol pertandingan lewat permainan kolektif yang disiplin.
Selepas halftime, SCU semakin nyaman mengembangkan permainan. Mereka berhasil menjaga momentum hingga kuarter ketiga, yang kembali menjadi kuarter krusial dalam pertandingan ini. Dari situ, SCU terus menjaga jarak poin dan tidak memberi banyak ruang bagi UKSW untuk mengejar.
Menurut Arie, keberhasilan timnya mengendalikan tekanan final sejak awal pertandingan menjadi faktor penting kemenangan mereka.
“Mental anak-anak harus siap, karena saat final yang berbicara mental. Skill, fisik, tidak terlalu penting, tapi mental yang penting,” jelas Arie Djazuli.
“Selama mental anak-anak siap, pertandingan bisa berjalan sesuai dengan arahan kami,” lanjutnya.
Sementara itu, pemain SCU, Erinindita Madafa, mengatakan bahwa sejak awal tim memang datang dengan target untuk langsung menekan lawan dan bermain agresif sepanjang pertandingan.
“Kami dari awal diminta coach menekan agar agresif. Buat kami di lapangan juga nekenin teman-teman untuk bermain menekan,” ujar Erin.
SCU pun menunjukkan identitas permainan mereka sepanjang final, yakni bermain cepat, agresif, dan disiplin dalam defense, terutama dalam hal mental megahdapi lagfa besar seperti final. (GAP)
Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Tanamkan Mindset Tidak Mau Remehkan Lawan
Kalahkan UKSW Putri di The Nationals Four 67-23

Arief Djazuli Rachmat Sebut The Nationals Jauh Lebih Keras
The Patriots Kalahkan Stingers Lewat Pertabndingan yang Seru
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.