Jawa Barat
UINSGD Tidak Mau Remehkan Lawan

Pelatih UIN Sunan Gunung Djati (UINSGD) Bandung, Deden Muhibban, langsung melontarkan psywar begitu timnya menjuarai Campus League Futsal Regional Jakarta 2025. Tanpa basa-basi, ia mengirim pesan keras untuk juara Regional Yogyakarta. “Siap-siap ketemu kami di The Nationals!”
UINSGD Bandung baru saja mengalahkan sesama wakil Jawa Barat, STKIP Pasundan Cimahi, dengan skor 2-1 pada final yang berlangsung di FIKK UNJ GOR Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Senin (1/12). Kemenangan itu memastikan UINSGD menjadi satu dari dua seeded untuk posisi grup penyisihan di Campus League The Nationals pada 3-7 Desember 2025 di venue yang sama dengan Regional Jakarta.
Deden tak menunggu lama untuk mengirim sinyal perang mental. Usai mendapat medali, ia langsung berbicara bahwa target utamanya bukanlah regional, tapi nasional.
“Mungkin karena jarak dan risiko jetlag juga, jadi kami bakal stay di Jakarta. Meskipun di rumah banyak yang nunggu, tapi kami berkorban,” katanya dalam jumpa pers.
Setelah itu, ia menurunkan kalimat yang kini jadi sorotan seluruh arena.
“The Nationals bakal all-out. Saya belum puas. Ini sekalian psywar. Juara Regional Yogyakarta, siap-siap saja ketemu kami.” tambahnya.
Evaluasi Ditutup Rapat
Meski berbicara blak-blakan soal mentalitas dan target, Deden justru sangat tertutup ketika ditanya soal evaluasi tim.
“Saya tidak bisa beberkan di sini. Biar pelatih dari Jogja tidak bisa lihat bagaimana kami sebenarnya,” katanya.
Ia bahkan menyebut peran analis tim UINSGD, Coach Sofyan, yang disebutnya memiliki etos kerja luar biasa.
“Ada Coach Sofyan, analis saya. Saya sering debat sama dia, tapi etos kerjanya gila. Makanya evaluasi kami simpan. Orang lihat kami juara Jakarta… tapi di nasional kami akan benar-benar all-out.”
Pernyataan itu menunjukkan bahwa UINSGD bukan sekadar mempersiapkan fisik dan taktik, tetapi juga membangun lapisan strategi dan kerahasiaan.
Apresiasi Tinggi
Di tengah tensi dan psywar, Deden tetap memberikan penghargaan besar kepada penyelenggara Campus League. Menurutnya, kualitas kompetisi menjadi faktor penting naiknya performa dan mentalitas pemain.
Ia mengaku salut dengan kompetisi seperti Campus League ini. Tidak hanya soal pertandingan tetapi aspek lain seperti profesionalisme dan pendidikan juga masuk dalam kompetisi ini.
“Saya harus angkat topi kepada Campus League. Mereka menampilkan detail-detail seperti liga pro. Itu bikin disiplin dan kualitas pertandingan naik,” ujarnya.
Deden menjelaskan bahwa penyelenggaraan yang rapi membuat standar pemain ikut meningkat.
“Makanya pemain kami harus punya mental level up. Butuh mentalitas tinggi. Dan saya lihat level mereka sudah naik ke titik tertinggi.”
Campuran antara kompetisi yang rapi, tensi tinggi antar-kampus, dan atmosfer profesional disebutnya menjadi alasan UINSGD Bandung bertumbuh pesat sebagai tim.
Waspadai Semua, tetapi UAD Jadi Perhatian
Ketika ditanya soal lawan yang paling diantisipasi di The Nationals, Deden menjawab dengan tegas. “Saya mewaspadai semua dan tidak meremehkan siapa pun.”
Namun perlahan ia memberi sedikit gambaran soal siapa yang sedang mereka petakan.
“Tapi saya pernah ketemu UAD (Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta) dan kami kalah. Dari situ kami tahu bagaimana harus evaluasi ketika bertemu tim-tim Jogja.”
Ia juga mengatakan bahwa performa di Regional Yogyakarta memberi banyak informasi penting.
“Kami juga bisa ukur lewat regional Jogja kemarin. Jadi 16 tim yang terpilih di nasional ini adalah tim terbaik.”
Menurut Deden, The Nationals bukan ajang untuk tim yang rapuh. Semua harus datang dengan mental baja, dan ia percaya UINSGD berada di jalur yang benar.
Final di Jakarta hanyalah awal. “Kami Juara Regional, tapi target kami jauh lebih tinggi.”
Kemenangan 2-1 atas STKIP Pasundan Cimahi memang menjadi momen penting bagi UINSGD. Tapi bagi Deden, gelar itu justru menjadi pemantik ambisi yang lebih besar.
Ia menegaskan bahwa timnya siap menghadapi tekanan yang lebih berat, termasuk kemungkinan bertemu UNY yang tampil dominan di regional mereka.
UINSGD datang ke The Nationals sebagai ancaman dan bagi peserta dari Regional Yogyakarta, pesan itu sudah disampaikan dengan sangat jelas.
Belum ada jadwal pertandingan tersedia
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.