SURABAYA
Menang atas Unesa 70-24

Universitas Airlangga mengamankan kemenangan krusial saat menghadapi tuan rumah Universitas Negeri Surabaya dalam lanjutan Basketball Campus League Season 1 Regional Surabaya. Bermain di GOR Basket Unesa, Minggu (26/4), Unair tampil solid dan menutup laga dengan skor meyakinkan 70-24.
Sejak tip-off, Unair langsung menunjukkan intensitas tinggi. Mereka tancap gas di kuarter pertama dengan permainan cepat dan efektif, mengoleksi 17 poin.
Sementara itu, Unesa kesulitan menembus pertahanan rapat lawan dan hanya mampu mencetak satu field goal untuk mengakhiri kuarter dengan dua poin.
Memasuki kuarter kedua, dominasi Unair semakin terasa. Transisi cepat dan eksekusi yang efisien membuat mereka terus menjauh.
Tambahan 24 poin dibukukan Unair di kuarter ini, sementara Unesa kembali tertahan hanya dengan tiga poin. Momentum sepenuhnya berada di tangan tim tamu saat memasuki halftime.
Selepas jeda, Unesa mencoba bangkit di kuarter ketiga. Mereka mulai menemukan ritme permainan dan mampu mengimbangi intensitas Unair. Kedua tim sama-sama mencetak 11 poin di kuarter ini, menjadikannya fase paling kompetitif sepanjang pertandingan.
Namun, Unair kembali mengambil alih kendali di kuarter penutup. Mereka menutup laga dengan agresivitas yang konsisten, menambahkan 18 poin untuk memastikan kemenangan telak. Di sisi lain, Unesa hanya mampu menambah delapan poin. Unair menang 70-24 atas Unesa.
Azalea Nasya Queena menjadi motor serangan Unair dengan performa impresif. Ia mencetak 20 poin dan menjadi satu-satunya pemain Unair yang menorehkan dua digit angka di laga ini. Kontribusinya menjadi pembeda dalam menjaga keunggulan tim sepanjang pertandingan.
Dari kubu Unesa, Cinthya Ayu Mantovani tampil sebagai pencetak angka terbanyak dengan 12 poin, disusul oleh Nabila Naila Ilmi.
Kemenangan ini membawa Unair untuk sementara duduk di peringkat kedua klasemen Grup E. Namun, nasib mereka menuju semifinal alias Regional Playoffs masih bergantung pada hasil laga Universitas Surabaya melawan Institut Teknologi Sepuluh November.
Jika Ubaya menang, Unair lolos sebagai runner-up. Sebaliknya, kemenangan ITS atas Ubaya akan menggeser Unair ke posisi ketiga.
Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Menjaga IPK 3,67 di Tengah Padatnya Jadwal Badminton

Tanpa Beban dan Main Maksimal

Kalahkan UB dengan Skor 55-38

Target Terlampaui, Kini Bidik Posisi Tiga
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.