Kota Jakarta Timur
Jadi Kunci Pertahanan UNJ saat Hadapi UPI di Semfinal

Universitas Negeri Jakarta (UNJ) Putri dan Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung Putri menjalani laga yang ''keras'' sekaligus menghibur. Dua tim tersebut seakan ''haram'' untuk kalah.
Keduanya merupakan rival sebagai sesama kampus dengan fakultas olahraga. Tidak ada kata kalah ketika mereka saling berhadapan. Salah satu pemain yang jatuh bangun dalam laga El Clasico itu adalah Saza Ainurrohmah. Tanpa rasa takut, ia berjibaku menjaga gawang UNJ tetap aman.
UNJ Putri akhirnya mengamankan tiket final Campus League Futsal The Nationals 2025 setelah menaklukkan rival klasik mereka, UPI Bandung, dengan skor meyakinkan 3-1.
Laga semifinal yang digelar di FIKK UNJ GOR Universitas Negeri Jakarta, Rawamangun, Sabtu (6/12), menjadi salah satu pertandingan paling emosional bagi Saza yang tampil ''ngelock'' di bawah mistar sepanjang pertandingan.
Bermain sebagai tuan rumah biasanya bikin pemain makin deg-degan. Dukungan suporter UNJ yang nyaring dari tribune, sorakan terdengar setiap kali ia menyentuh bola, plus embel-embel status sebagai tim yang sempat gagal di Regional Jakarta membuat tekanan terasa berlipat.
Namun, alih-alih hanyut dalam tekanan, Saza justru memelintir perasaan deg-degan itu menjadi energi untuk tampil apik dan penuh kontrol.
Meski sukses melakukan banyak penyelamatan gemilang, termasuk beberapa duel satu lawan satu, Saza mengaku tetap merasakan gugup. “Nervous pasti ada,” ujarnya sembari mencoba mengatur napas.
“Tapi lagi-lagi aku yakinin diri aku sendiri. Aku percaya sama tim aku, percaya sama kemampuan aku. Jadi ya waktunya ngebuktiin di lapangan kalau aku pasti bisa,” tambahnya.
Kalimatnya sederhana, tapi mencerminkan bahwa mentalnya teruji. Di saat banyak kiper di luar sana tenggelam karena tekanan laga besar, Saza justru naik level.
UPI yang dikenal agresif dalam menyerang sempat membombardir pertahanan UNJ di babak kedua, tetapi hampir semua serangan itu berhasil ia patahkan, entah melalui diving save, blocking cepat, atau antisipasi yang matang.
Beberapa kali penonton terpukau dengan refleks kiper yang juga mahasiswi FIKK UNJ ini.
Menariknya, status sebagai tuan rumah ternyata bukan beban bagi Saza. “So far aku nggak terlalu tertekan. Aku cuma pengen nunjukin aja. Pressure itu ada, tapi aku nggak mau malu karena aku tuan rumah. Jadi aku harus kasih yang terbaik,” tambahnya.
Hasilnya? Ia bukan hanya menjaga gawang UNJ tetap aman, tetapi juga menjaga ritme permainan tetap stabil. Setiap kali UPI mulai menekan, Saza hadir sebagai 'pemotong momentum'. Setiap penyelamatan yang ia lakukan seperti menyuntikkan energi baru bagi rekan-rekannya.
Kini UNJ tinggal selangkah lagi menuju trofi. Saza paham betul bahwa final bukan sekadar pertandingan biasa-lebih besar, lebih emosional, dan lebih menegangkan.
“Yang pasti ini akan jadi tantangan lagi. Kita bakal mempersiapkan semuanya dengan maksimal. yakni recovery, nutrisi, fokus. Waktunya nggak banyak, tapi kita bakal manfaatin sebaik mungkin,” tuturnya.
Soal target? Ia menjawab singkat, tegas, dan tanpa ragu. “Juara, dong,” ucapnya sembari tersenyum.
Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Ingin Dikenal Sebagai Lawan Berbahaya

Sempat Tertinggal, The Spartans Menang 80-70

Kalahkan UKI 80-70
UNJ Siap Unjuk Bukti di Campus League
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.