Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kota Surabaya
Kunci Kemenangan Besar Unesa Putri atas ITS

Permainan simpel dan efektif menjadi kunci Universitas Negeri Surabaya (Unesa) Putri saat mencatat kemenangan besar di Campus League Futsal Regional Surabaya Season 1. Menghadapi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), di GOR Pertamina ITS, Jumat (16/10) Unesa tampil tajam.
Unesa mencetak 19 gol dan menjalankan instruksi pelatih dengan baik, mulai dari menjaga aliran bola hingga memaksimalkan peluang di depan gawang. Permainan kolektif mereka membuat serangan terus mengalir tanpa harus mengandalkan aksi individu.
Andini Angelina Putri, salah satu pemain Unesa, menyebut timnya memang diminta bermain sederhana. Instruksi itu menjadi pegangan para pemain, terutama saat membangun serangan.
“Kita diinstruksikan coach main simpel,” kata Andini selepas pertandingan melawan ITS.
Bagi Unesa, bermain simpel bukan berarti mengurangi agresivitas. Mereka tetap mampu menekan pertahanan ITS, tetapi dengan cara yang efektif.
Passing antarpemain menjadi bagian penting dari skema tersebut, sementara penyelesaian akhir dilakukan dengan memperhatikan posisi dan target tembakan.
Andini juga menjelaskan pesan pelatih yang terus mereka pegang ketika mendapat kesempatan mencetak gol.
“Main simpel, passing, dan di depan gawang harus melihat target,” tambah Andini.
Instruksi itu terlihat dari produktivitas Unesa sepanjang laga. Andini menjadi pencetak gol terbanyak dalam pertandingan tersebut dengan enam gol.
Lalu ada Iken Faidatul Khoiroh, Rossa Ilma Silvia, Tasya Ayu Dwi Yuwandhani, Zulfa Marsha Adilah, Aisyah Linardi, Anggun Rahmania, dan Editya Ridha Harum yang turut menyumbang gol. Satu gol lainnya tercipta melalui gol bunuh diri pemain ITS.
Secara statistik, Unesa mencatatkan 50 tendangan yang mana 39 di antaranya tepat mengarah ke gawang ITS. Possession juga memengaruhi permainan apik Unesa.
Possession 67 persen berbanding 33 persen sudah cukup membuat Unesa mendominasi pertandingan atas ITS, sore hari ini.
Unesa kini mengoleksi 10 poin dari empat pertandingan, hasil tiga kemenangan dan satu imbang. Andini dkk sementara memimpin klasemen dengan keunggulan selisih gol atas Universitas Negeri Malang (UM), yang memiliki poin sama.
Perjalanan Unesa di Campus League Futsal Regional Surabaya Season 1 masih berlanjut. Saksikan aksi Unesa dan tim kampus lainnya melalui kanal YouTube resmi Campus League. (GAP)
23 Oktober 2026
14.00 WIB

Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto