Kota Jakarta Selatan
Soroti Makna Perjuangan Atlet Muda

Antusiasme yang memadati UPH Basketball Court sepanjang gelaran Basketball Campus League Season 1 Regional Jakarta menjadi pemandangan yang sulit diabaikan. Sorak-sorai penonton, energi para pemain, hingga atmosfer kompetitif yang terasa di setiap pertandingan menunjukkan satu hal: basket kampus sedang bertumbuh dan mendapat tempat di hati generasi muda.
Di tengah euforia tersebut, Universitas Pelita Harapan (UPH) berhasil mencatatkan pencapaian penting dengan mengirimkan dua timnya, putra dan putri, ke panggung The National. Namun bagi Dr. Andri M. Panjaitan, Associate Vice President of Student Development, Alumni & Corporate Relations UPH, keberhasilan itu bukan hanya soal hasil akhir di papan skor.
Berbicara dalam konferensi pers di Media Center UPH Basketball Court, Banten, Minggu (31/5), Andri melihat antusiasme yang hadir sepanjang Regional Jakarta sebagai gambaran positif semangat anak muda Indonesia.
“Dari Campus League, harusnya menjadi mimpi kita semua. Anak bangsa harus punya semangat, punya energi, dan punya satu destinasi yang jelas. Bahwa perjuangan dan proses adalah sesuatu yang memang harus dijalani,” ujarnya.
Menurutnya, kompetisi basket kampus memiliki peran yang lebih besar daripada sekadar menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah. Di balik setiap pertandingan, terdapat proses pembentukan karakter, pengembangan potensi, dan ruang bagi mahasiswa untuk mengasah talenta yang mereka miliki.
Pandangan itu muncul setelah menyaksikan langsung perjuangan seluruh tim yang tampil selama turnamen. Baginya, setiap peserta telah menunjukkan usaha terbaik mereka di lapangan.
“Menurut saya sebetulnya semua adalah pemenang, karena mereka sudah memberikan yang terbaik,” kata Andri.
Keberhasilan UPH meloloskan tim putra dan putri ke tingkat nasional tentu menjadi kabar menggembirakan. Namun tantangan berikutnya juga sudah menanti. Terkhusus para student athlete UPH yang akan berlaga di The National, Andri menekankan pentingnya rasa syukur, sportivitas, dan keseimbangan antara prestasi olahraga dengan tanggung jawab akademik.
Ia mengawali pesannya dengan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat, mulai dari para pemain hingga tim pelatih.
“Puji Tuhan, selamat. Ini bukan hanya sekadar kerja keras mahasiswa dan pelatih, tetapi kami percaya ini juga karena pertolongan Tuhan sehingga diberikan kesempatan untuk masuk ke nasional,” tuturnya.
Di sisi lain, Andri juga mengingatkan bahwa status sebagai atlet tidak boleh membuat mahasiswa melupakan identitas utamanya sebagai pelajar. Menurutnya, tantangan terbesar seorang student athlete adalah menjaga keseimbangan antara tuntutan latihan, pertandingan, dan kewajiban akademik.
“Namanya student athlete, artinya student-nya juga, bukan athlete saja ya. Itu tetap harus dijalankan,” ujarnya sambil tersenyum.
Sebagai solusi untuk menghadapi tantangan tersebut, UPH menegaskan komitmennya untuk memberikan dukungan penuh kepada para atlet mahasiswa, baik dalam pengembangan prestasi olahraga maupun pencapaian akademik.
Pendekatan itu dinilai penting agar para pemain dapat berkembang secara utuh, bukan hanya sebagai atlet, tetapi juga sebagai pribadi yang siap menghadapi masa depan.
Menjelang Campus League The National, harapan yang dibawa UPH tidak semata-mata soal gelar juara. Sportivitas, proses pembelajaran, dan pengembangan karakter tetap menjadi fondasi utama. Dengan bekal itu, UPH berharap para student athlete dapat tampil maksimal di tingkat nasional sekaligus membuktikan bahwa prestasi olahraga dan pendidikan dapat berjalan beriringan. (DT)
Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Taekwondo Akan Mempertandingkan Nomor Terbanyak

Brylia Sheron Bawa UPH Raih Perunggu Nasional
Eagles Sapu Bersih Kemenangan di Fase Grup

The Nationals Kuras Konsentrasi Eagles Girls
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.