Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kota Semarang
Pernah Memperkuat Fafage Femeni dan NAM ABP Women

Dua gol, menjadi Player of the Match, dan menang 4-0., membuat Valentina Wahyu Febrina mencuri perhatian saat Universitas Semarang (USM) mengalahkan Universitas Tidar (Untidar) pada hari pertama Campus League Futsal Regional Jogja, Selasa (20/10) di GOR KI Bagoes Hadikoesoemo UII.
Pemain yang pernah merasakan atmosfer Women Pro Futsal League (WPFL) itu kini membawa pengalaman dari level profesional untuk membantu tim kampusnya bersaing di Campus League.
Perjalanan Valentina di dunia futsal dimulai pada 2019. Saat itu, seorang senior mengajaknya mencoba olahraga tersebut. Kesempatan bermain di kompetisi menjadi salah satu alasan Valentina menekuni futsal, terlebih kompetisi sepak bola putri belum rutin bergulir seperti sekarang.
“Awalnya kenal futsal pada 2019 karena diajak senior. Saya bisa mendapat beasiswa di USM karena prestasi sepak bola. Dulu pindah ke futsal karena ingin bermain di kompetisi,” ujarnya.

Aksi Valentina Wahyu bersama USM saat berhadapan dengan Untidar. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)
Valentina kemudian mendapat kesempatan membela Fafage Femeni di WPFL 2025. Pada musim berikutnya, ia bergabung dengan NAM ABP Women sebelum akhirnya mengakhiri kontraknya bersama klub tersebut.
Kini, ia fokus memperkuat USM sebagai student-athlete. Pengalaman di level profesional juga membuat Valentina melihat hal positif dari perbedaan atmosfer pertandingan.
Menurutnya, persaingan di kompetisi profesional terasa lebih ketat. Namun, kompetisi antar kampus juga punya daya tarik tersendiri karena banyak talenta yang belum terlihat.
Satu hal yang ingin terus ia bawa ke lingkungan kampus adalah disiplin. Mulai dari latihan hingga menjalankan tanggung jawab sebagai pemain, kebiasaan tersebut menjadi bekal penting untuk menjaga performa.
“Kalau disiplin, prestasi pasti akan ikut terbawa,” kata pemain berposisi anchor itu.
Perjalanan Valentina bersama USM masih panjang. Saksikan perjuangan mereka dan aksi pemain-pemain kampus lainnya di Campus League Futsal Season 1 melalui kanal YouTube resmi Campus League. (GAP)
23 Oktober 2026
14.00 WIB

Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto