icon-logo-campus-league
icon-logo-campus-league
icon-logo-campus-league

Universitas Surabaya

SURABAYA

UBAYA
Selamat datang di halaman profil resmi Universitas Surabaya di Campus League 2026. Universitas Surabaya merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka yang berpartisipasi aktif dalam ajang kompetisi olahraga mahasiswa terbesar dan paling bergengsi di Indonesia. Di halaman ini, Anda dapat menemukan informasi lengkap mengenai profil kampus, daftar nama atlet dan squad resmi, jadwal pertandingan mendatang, hasil skor akhir, klasemen grup, galeri foto dokumentasi event, video highlight pertandingan, serta berita dan artikel terkini mengenai perjuangan tim UBAYA di cabang olahraga futsal, basketball, badminton, dan unigames. Mari berikan dukungan penuh dan apresiasi tinggi bagi para atlet mahasiswa Universitas Surabaya yang berjuang keras membawa nama baik almamater mereka di pentas olahraga nasional Campus League!
Berita
28 Agu 2026

Badminton Ubaya Bangun Ulang Kekuatan

Pulang ke Surabaya Bawa Pengalaman

Badminton Ubaya Bangun Ulang Kekuatan

Universitas Surabaya (Ubaya) sedang membangun kembali tim badmintonnya. Setelah sempat vakum dari kompetisi, Badminton Campus League Regional Semarang menjadi salah satu ajang bagi Ubaya untuk mengukur kembali kekuatan tim.

Pelatih tim Badminton Ubaya, Yustian Setiono, mengatakan tim yang dibawa ke Campus League Regional Semarang masih dalam proses rebuilding. Ia tidak ingin sekadar mengejar hasil, tetapi juga melihat sejauh mana pemain yang ada di kampus mampu bersaing dengan tim dari perguruan tinggi lain.

“Untuk Ubaya sebenarnya cabang bulu tangkis itu sudah ada dari dulu. Cuma sempat putus di tengah. Jadi mulai awal lagi, harus bentuk lagi tim lagi,” kata Yustian.

Yustian mulai menangani tim Ubaya pada 2024. Namun, aktivitas tim baru kembali berjalan lebih serius dalam satu hingga dua tahun terakhir. Kondisi tersebut membuat Ubaya harus memulai proses dari awal, termasuk mencari pemain dan mengembalikan atmosfer kompetisi.

“Memang ini masa penjajakan untuk mencari tahu bagaimana kompetisi antarkampus di Indonesia. Karena sempat off dulu, jadi ini mulai lagi. Pihak saya ataupun kampus sendiri bisa belajar banyak dari sini,” ujarnya.

Komposisi tim Ubaya saat ini belum sepenuhnya dibentuk melalui perekrutan atlet baru. Beberapa pemain merupakan mahasiswa yang sudah memiliki latar belakang klub, sementara sebagian lainnya mendapat dukungan melalui beasiswa dan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).

Campus League

Pasangan ganda campuran Ubaya saat berhadapan dengan UNY di nomor beregu Regional Semarang. (Foto: Jaya Pratama/Campus League)

Menurut Yustian, kondisi tersebut membuat Campus League menjadi kesempatan untuk menguji materi yang sudah tersedia di kampus. Ia menyadari persaingan antarkampus semakin ketat karena sejumlah perguruan tinggi mulai serius merekrut pemain berkualitas.

“Rebuilding dulu. Kampus-kampus yang lain juga mulai merekrut yang bagus-bagus. Persaingan juga ketat. Jadi dari saya, tim, dan kampus sendiri harus selektif kalau memang mau bersaing di sini,” katanya.

Keputusan mengikuti Campus League juga tidak lepas dari reputasi kompetisi tersebut. Yustian melihat Campus League memiliki konsep dan penyelenggaraan yang menarik sehingga bisa menjadi pemantik bagi pemain Ubaya untuk kembali serius berkompetisi

Bagi Ubaya, kompetisi ini bukan sekadar pertandingan tahunan. Yustian ingin membangun kembali mental bertanding para pemain yang sempat kehilangan rutinitas kompetisi. Sebab, menurutnya, kemampuan teknis saja tidak cukup.

Hasil Regional Semarang memang belum memihak. Pada nomor perorangan, tidak ada satupun pemain Ubaya yang menembus perempat final. Sedangkan pada nomor beregu, Ubaya menelan dua kali kekalahan pada fase grup.

“Kalau hasilnya tidak memuaskan, saya sendiri harus realistis. Materi pemain kita juga belum bagus banget. Jadi saya mau bangun karakter dan motivasi mereka. Bukan asal masuk lapangan, kalah, menang, selesai,” tuturnya.

Panjanganya rangkaian Campus League juga dinilai membantu proses tersebut. Pemain memiliki target yang lebih jelas dan waktu untuk kembali terbiasa dengan atmosfer pertandingan.

Dukungan Kampus untuk Bulu Tangkis

Dukungan kampus menjadi bagian penting dalam proses rebuilding tersebut. Yustian menyebut Ubaya memberikan dukungan penuh kepada tim bulu tangkis yang tampil di Campus League.

Menurutnya, dukungan tersebut menunjukkan kampus tidak sekadar mengirim tim untuk bertanding, tetapi memiliki target pengembangan yang ingin dicapai. Hal itu juga terlihat dari keberhasilan cabang olahraga lain, khususnya basket putri Ubaya yang menjadi juara Campus League, sementara tim putranya finis di peringkat ketiga.

“Dukungan Ubaya sangat bagus. Kampus tak ingin kita asal berangkat ke Campus League. Mereka juga punya target dan apa yang mau dicapai di event ini,” ujarnya.

Yustian menilai capaian basket menunjukkan potensi besar yang dimiliki Ubaya.

Campus League

Jersey tim Ubaya saat mengikuti Badminton Campus League Regional Semarang. (Foto: Jaya Pratama/Campus League)

Tantangannya kini adalah membangun materi dan mental tim bulu tangkis agar bisa mencapai level kompetitif yang sama.

“Badminton kita harus mencari materi yang bagus lagi supaya bisa bersaing. Untuk musim ini, tim yang saya bawa adalah tim terbaik dari Ubaya. Kalau ditanya kurangnya di mana, mental,” katanya.

Karena itu, Yustian tidak ingin tim berhenti setelah hasil yang didapat di Semarang. Kekalahan, menurutnya, harus menjadi bahan evaluasi untuk menyiapkan tim menghadapi kompetisi berikutnya.

“Kalah tak masalah. Tapi bagaimana caranya kalian mau pulang dari Semarang ini membawa apa? Membawa penyesalan atau membawa ‘aku bisa’? Memang kurang prepare, tapi kita harus belajar dari sini,” ujar Yustian.

Bagi Ubaya, Badminton Regional Semarang musim ini menjadi titik awal untuk kembali membangun tim bulu tangkis. Musim depan, Ubaya mungkin datang dengan persiapan lebih matang, materi pemain yang lebih kuat, dan mental bertanding yang lebih siap. (GAP)

Tag
BadmintonRegional Semarang

Pertandingan Terdekat

Lihat Jadwal

Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Berita Lainnya

Lihat Berita Lainnya

OUR SPONSOR

Main Sponsor of Campus League

Logo Polytron

Main Sponsor of Kalimantan Region

Logo Bayan Peduli

Official E-Commerce Partner

Logo Blibli

Official Ready to Drink Coffee Partner

Logo Caffino

Official Mineral Water Partner

Logo Cleo

Official Sport Wear Partner

Logo Diadora

Official Watch Partner

Logo Expedition

Official Badminton Gear & Apparel

Logo Flypower

Official Sneakers & Lifestyle Retail Partner

Logo Footlocker

Official Package Coffee

Logo Kopi Tubruk Gadjah

Official Isotonic Drink Partner

Logo Hydroplus

Official Internet Provider Partner

Logo Iforte

Official Analgesic & Pain Relief Partner

Logo Rhea

Official Basketball Equipment Partner

Logo Spalding

Official Swimming Gear Partner

Logo Speedo

Official Sport Retail Partner

Logo Sports Station

Official Hospital Partner

Logo Primaya

Official Ticketing Partner

Logo Tiket.com

Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.

Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.

Campus League2026