Kab. Sleman
Evaluasi untuk Kurangi Turnover dan Perbaiki Finishing

Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) berhasil membuka langkah dengan kemenangan di Basketball Campus League Season 1 Regional Yogyakarta.
Menghadapi Universitas Pembangunan Nasional Veteran Yogyakarta (UPNVY), Atma Jaya menang cukup meyakinkan dengan skor 72-52. Namun di balik hasil positif tersebut, pelatih Kho Andika Bastian Kosasih mengaku belum sepenuhnya puas.
Bagi Kho Andika, kemenangan ini tetap harus dilihat secara objektif. Ia mengapresiasi kerja keras anak asuhnya di lapangan, tetapi juga menegaskan masih banyak detail permainan yang perlu dibenahi.
“Kondisi anak-anak belum 100 persen, mungkin karena juga berbarengan dengan jadwal ujian. Tapi mereka sudah berusaha maksimal di lapangan. Ke depan semoga bisa lebih baik,” ujarnya.
Secara permainan, Atma Jaya memang tampil cukup dominan, terutama di kuarter ketiga yang menjadi titik pemisah. Namun, Kho Andika melihat masih ada “lubang” yang tidak boleh diabaikan jika ingin melangkah lebih jauh di kompetisi ini.
Ia menyoroti beberapa aspek fundamental, mulai dari turnover hingga penyelesaian akhir yang dinilai belum maksimal. Menurutnya, kesalahan-kesalahan kecil seperti ini bisa menjadi krusial ketika menghadapi tim yang lebih kuat.
“Kalau dibilang puas, tentu belum. Masih ada plus minus. Turnover kami masih ada, lalu finishing juga masih banyak yang lepas. Itu yang harus diperbaiki,” jelasnya.
Meski begitu, ia tetap memberikan kredit atas hasil akhir yang diraih timnya. Menang dengan margin 20 poin bukan hal kecil, apalagi di laga pembuka yang biasanya penuh tekanan.
“Secara hasil kami menang cukup jauh, itu patut diapresiasi. Anak-anak sudah berjuang. Tapi memang, evaluasi tetap harus dilakukan,” lanjutnya.
Pendekatan realistis ini menunjukkan bagaimana Atma Jaya tak ingin cepat puas. Mereka sadar bahwa perjalanan di Campus League masih panjang dan persaingan akan semakin ketat di setiap laga.
Kho Andika juga menekankan pentingnya konsistensi permainan. Ia berharap anak asuhnya bisa tampil lebih stabil dari awal hingga akhir pertandingan, tanpa kehilangan fokus di momen-momen tertentu.
Dengan kombinasi evaluasi dan apresiasi, Atma Jaya kini bersiap menghadapi laga berikutnya dengan target yang lebih tinggi. Kemenangan pertama sudah di tangan, tapi bagi Kho Andika, itu baru langkah awal.
“Yang penting sekarang kami perbaiki kekurangan. Semoga di game selanjutnya performa anak-anak bisa lebih maksimal,” tutupnya.
Pesan sudah jelas dari coach menang itu penting, tapi berkembang jauh lebih penting. (GAP)
Belum ada jadwal pertandingan tersedia
Pernah Memperkuat PB Djarum
Mereka Fokus Membangun Ulang Kekuatan
Sudah Saling Mengenal dengan UKSW
Kalahkan STIKES Nasional 77-56
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.