Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kab. Sleman
Semangat dan Taktik Tak Berjalan di Laga Kontra UII

Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) belum mendapat hasil sesuai harapan pada laga perdana Campus League Futsal Regional Jogja Season 1.
Berstatus sebagai runner-up Regional Jogja Season 0, UAJY harus mengakui keunggulan tuan rumah Universitas Islam Indonesia (UII) dengan skor 1-7 di GOR Ki Bagoes Hadikoesoemo, Selasa (20/10).
Hasil tersebut menjadi pekerjaan rumah bagi UAJY untuk menghadapi pertandingan berikutnya. Performa tim di lapangan juga menjadi bahan evaluasi, terutama terkait semangat bermain dan penerapan taktik.
Stephan Gerrard, salah satu staf pelatih UAJY, menilai anak asuhnya belum menunjukkan semangat yang diharapkan. Sejumlah rencana permainan juga tidak berjalan dengan baik saat menghadapi tekanan UII.
“Mungkin dari semangatnya kurang, tetapi puji Tuhan tidak ada pemain yang cedera. Taktik juga tidak berjalan dengan baik. Untuk pertandingan berikutnya, kami harus bisa lebih baik,” ujar Stephan selepas pertandingan.
UII memang langsung mengambil kendali sejak awal pertandingan. Gol cepat Lalu Habiburrahman pada menit kedua membuat tuan rumah unggul lebih dulu.
UAJY kemudian kesulitan membendung serangan lawan yang terus menambah gol melalui Fausta Dhiya Ulhaq Wihana Putra, Khazazi Putra Mizani, dan rekan-rekannya.
Fausta menjadi salah satu pemain yang paling menonjol setelah mencetak dua gol pada menit ke-12 dan 15. UII menutup pertandingan dengan kemenangan 7-1, sementara satu-satunya gol UAJY dicetak Alesandro Putrando Kaka pada menit ke-24.
Bagi UAJY, kekalahan ini bukan berarti seluruh aspek permainan harus dirombak. Stephan menyebut pertahanan tim masih memiliki fondasi yang sama.
Fokus evaluasi justru terletak pada kemampuan pemain menerjemahkan instruksi pelatih saat pertandingan berlangsung.
“Pertahanan sebenarnya masih sama. Namun, bagaimana pemain bisa menjalankan taktik di lapangan itu yang perlu kami evaluasi,” katanya.
Kekalahan dari UII membuat UAJY untuk sementara menempati peringkat kedua Grup A. Posisi tersebut masih bisa berubah karena Universitas Negeri Semarang (Unnes) dan Universitas Kristen Duta Wacana (UKDW) belum memainkan pertandingan pertama mereka.
Perjalanan UAJY di Campus League Futsal Regional Jogja Season 1 masih panjang. Mampukah mereka bangkit pada laga selanjutnya?
Saksikan pertandingan berikutnya melalui kanal YouTube resmi Campus League dan jangan lupa subscribe untuk mengikuti aksi seru futsal antarkampus. (GAP)
23 Oktober 2026
14.00 WIB

Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Universitas Tidar
23 Oktober 2026
15.45 WIB

Universitas Gadjah Mada
Mereka Fokus Membangun Ulang Kekuatan