icon-logo-campus-league
icon-logo-campus-league
icon-logo-campus-league

Universitas Kristen Maranatha

Jawa Barat

MARANATHA
Selamat datang di halaman profil resmi Universitas Kristen Maranatha di Campus League 2026. Universitas Kristen Maranatha merupakan salah satu institusi pendidikan tinggi terkemuka yang berpartisipasi aktif dalam ajang kompetisi olahraga mahasiswa terbesar dan paling bergengsi di Indonesia. Di halaman ini, Anda dapat menemukan informasi lengkap mengenai profil kampus, daftar nama atlet dan squad resmi, jadwal pertandingan mendatang, hasil skor akhir, klasemen grup, galeri foto dokumentasi event, video highlight pertandingan, serta berita dan artikel terkini mengenai perjuangan tim MARANATHA di cabang olahraga futsal, basketball, badminton, dan unigames. Mari berikan dukungan penuh dan apresiasi tinggi bagi para atlet mahasiswa Universitas Kristen Maranatha yang berjuang keras membawa nama baik almamater mereka di pentas olahraga nasional Campus League!
Berita
10 Jun 2026

Maranatha Merasakan ''Kerasnya'' The Nationals

Banyak Mendapat Pengalaman dan Pembelajaran

Maranatha Merasakan ''Kerasnya'' The Nationals

Kerasnya persaingan Basketball Campus League The Nationals benar-benar dirasakan oleh Universitas Kristen Maranatha Bandung. Datang ke babak nasional dengan status juara Regional Bandung, Ice Bears harus menghadapi lawan-lawan terbaik dari berbagai daerah dengan karakter permainan yang berbeda.

Hingga tiga pertandingan pertama Grup B Putra, Maranatha belum berhasil meraih kemenangan. Namun, di balik hasil tersebut, ada banyak pelajaran berharga yang menjadi bekal penting untuk perkembangan tim ke depan.

Perjalanan Maranatha di The Nationals diawali dengan kekalahan 52-66 dari Universitas Bina Nusantara Jakarta (Binus). Pada laga kedua, mereka tampil jauh lebih kompetitif dan nyaris meraih kemenangan saat menghadapi Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW). Sayangnya, laga tersebut harus ditutup Maranatha dengan dengan kekalahan selisih satu poin.

Kekalahan ketiga datang saat menghadapi Institut Perbanas, Rabu (10/6). Dalam pertandingan yang berlangsung di UPH Basketball Court, Maranatha harus mengakui keunggulan lawannya dengan skor 36-46.

Meski belum berhasil mencatat kemenangan, pelatih Maranatha Arief Gunarto atau yang akrab disapa Coach Lie Fan, melihat pengalaman di The Nationals sebagai proses pembelajaran yang sangat berharga bagi timnya.

Menurut mantan pelatih klub IBL Rajawali Medan tersebut, level persaingan di babak nasional jauh berbeda dibandingkan fase regional. Tidak hanya kemampuan teknis, kesiapan mental dan fisik juga menjadi faktor penting yang menentukan hasil pertandingan.

"Tentunya kami belajar banyak di sini, saya bilang ke anak-anak bahwa The Nationals beda dengan Regional jadi harus siap mental, fisik, dan fokus, semuanya. Hari ini kami sudah kalah tiga kali, saya bilang ‘that’s it,’ kita belajar lagi'," kata Coach Lie Fan.

Ia menilai faktor mental menjadi salah satu tantangan terbesar yang dihadapi timnya sepanjang kompetisi. Terlebih setelah kekalahan tipis dari UKSW yang masih membekas di benak para pemain.

Bagi seorang pemain basket, kekalahan dengan selisih satu poin memang sering kali terasa lebih berat dibandingkan kekalahan dengan margin yang cukup jauh. Situasi tersebut juga dirasakan para pemain Maranatha.

"Kami kemarin kalah satu poin, ya anak-anak jatuh lah. Saya tahu, saya juga bekas pemain, kalau kalah satu poin susah untuk bangun. Tapi it’s oke hari ini (Rabu), saya appreciate dengan perjuagan anak-anak,” lanjutnya.

Meski demikian, Coach Lie Fan tetap memberikan apresiasi terhadap semangat juang timnya. Ia melihat para pemain terus berusaha memberikan yang terbaik meski berada dalam situasi yang tidak mudah.

Baginya, The Nationals memberikan gambaran nyata mengenai level kompetisi yang harus dihadapi apabila ingin bersaing secara nasional. Dari sisi keterampilan individu hingga kekuatan fisik, banyak hal yang menurutnya masih perlu ditingkatkan.

"Well, saya bilang bagus. Good. Di The Nationals, wow, level keterampilan dan fisik tim-tim yang ada memang berbeda dibandingkan di Regional. Kami belajar banyak di sini. Next year lah, kami akan bangun lagi," tambahnya.

Evaluasi tersebut menjadi modal penting bagi Maranatha untuk menatap musim berikutnya. Sebagai salah satu program basket kampus yang terus berkembang, Ice Bears diyakini akan kembali lebih siap setelah mendapatkan pengalaman menghadapi tim-tim terbaik dari seluruh Indonesia.

Meski sudah dipastikan tidak bisa melangkah ke The Nationals Four, perjuangan Maranatha belum selesai. Mereka masih memiliki satu pertandingan tersisa di fase grup melawan Universitas Cenderawasih (Uncen), Kamis (11/6).

Laga tersebut menjadi kesempatan terakhir bagi Deo Conrad dan kawan-kawan untuk menutup kompetisi dengan hasil positif sekaligus membawa pulang kemenangan perdana dari The Nationals.

Coach Lie Fan menegaskan timnya akan tetap tampil maksimal. Selain untuk menjaga semangat kompetitif, ia juga mengingatkan bahwa para pemain membawa nama baik universitas yang selama ini memberikan dukungan penuh terhadap program basket kampus.

“So, kami harus selalu siap dan menjalankan tugas dengan sebaik mungkin, do the job. Kami punya tanggung jawab kepada Maranatha, sehingga semuanya harus berjalan dengan baik," tuturnya.

Menariknya, Maranatha sebenarnya sudah mempersiapkan masa depan. Coach Lie Fan mengungkapkan bahwa timnya akan kedatangan empat pemain baru melalui jalur beasiswa untuk memperkuat skuad musim depan.

Meski begitu, ia memilih tetap realistis dan fokus pada proses yang harus dijalani satu per satu. Baginya, target besar hanya bisa dicapai jika tim mampu menyelesaikan setiap tahapan dengan baik.

"Well, do the best aja, satu-satu dulu. Fokus kami regional dulu, kalau di situ kalah ya percuma juga,” tutupnya. (GAP)

Tag
Campus LeagueBasketballThe NationalsUniversitas Kristen MaranathaTrending

Pertandingan Terdekat

Lihat Jadwal

Belum ada jadwal pertandingan tersedia

Berita Lainnya

Lihat Berita Lainnya

OUR SPONSOR

Main Sponsor of Campus League

Logo Polytron

Main Sponsor of Kalimantan Region

Logo Bayan Peduli

Official E-Commerce Partner

Logo Blibli

Official Ready to Drink Coffee Partner

Logo Caffino

Official Mineral Water Partner

Logo Cleo

Official Sport Wear Partner

Logo Diadora

Official Watch Partner

Logo Expedition

Official Badminton Gear & Apparel

Logo Flypower

Official Sneakers & Lifestyle Retail Partner

Logo Footlocker

Official Package Coffee

Logo Kopi Tubruk Gadjah

Official Isotonic Drink Partner

Logo Hydroplus

Official Internet Provider Partner

Logo Iforte

Official Analgesic & Pain Relief Partner

Logo Rhea

Official Basketball Equipment Partner

Logo Spalding

Official Swimming Gear Partner

Logo Speedo

Official Sport Retail Partner

Logo Sports Station

Official Hospital Partner

Logo Primaya

Official Ticketing Partner

Logo Tiket.com

Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.

Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.

Campus League2026