Jawa Barat
The Ice Bears Raih Poin Positif Berkat Kerja Kolektif

Salah satu pemain kunci Universitas Kristen Maranatha, Anggita Yuliani Putri, mengaku timnya berusaha memberikan hasil maksimal di Basketball Campus League Season 1 The Nationals meski datang ke turnamen dengan roster yang terbatas.
Berbekal persiapan fisik yang matang dan fokus menjalankan peran masing-masing, The Ice Bears sukses membuka langkah mereka dengan kemenangan meyakinkan.
Maranatha meraih kemenangan perdana setelah mengalahkan Universitas Ciputra Makassar (UCM) dengan skor 66-38 di UPH Basketball Court, Tangerang, Senin (8/6). Hasil tersebut menjadi modal berharga bagi wakil Regional Bandung itu sebelum menghadapi tantangan yang lebih berat di Grup D.
Menurut Anggita, kondisi skuad yang tidak terlalu dalam membuat seluruh pemain harus bekerja ekstra selama persiapan maupun pertandingan. Karena itu, tim memilih memaksimalkan pemain-pemain inti yang menjadi tulang punggung permainan.
“Persiapan kami sejak regional Bandung memang sudah push ke fisik. Karena kondisi roster tim yang terbatas, akhirnya kami maksimalkan empat pemain kunci yang ada. Kami fokus bermain, menikmati proses, mengeluarkan yang terbaik, dan tetap main sabar serta tenang,” ujar Anggita.
Strategi tersebut terbukti efektif. Maranatha mampu menjaga intensitas permainan sepanjang pertandingan dan tampil lebih konsisten dibandingkan lawannya. Selain disiplin dalam bertahan, mereka juga berhasil memanfaatkan peluang-peluang terbuka untuk menjaga keunggulan hingga akhir laga.
Anggita sendiri menjadi salah satu sosok sentral dalam kemenangan tersebut. Ia membuka keran poin tim sekaligus tampil dominan dengan mencatatkan double-double impresif, yakni 25 poin dan 22 rebound.
Meski berhasil memulai turnamen dengan kemenangan, Anggita memilih untuk tetap realistis ketika berbicara mengenai target Maranatha di The Nationals. Baginya, hasil akhir bukan menjadi satu-satunya ukuran keberhasilan tim musim ini.
“Kalau kami jadi juara ya alhamdulillah. Kalau enggak ya enggak apa-apa, karena kami juga melihat kondisi yang ada sekarang. Kalau kami tidak bisa final atau bahkan semifinal, ya sudah, kami balik latihan lebih giat lagi supaya ke depan bisa main lebih bagus,” katanya.
Pemain andalan The Ice Bears itu juga optimistis terhadap masa depan tim. Ia percaya regenerasi pemain di Maranatha akan berjalan dengan baik dan mampu membawa tim kembali bersaing pada musim berikutnya.
“Saya percaya rookie yang ada nanti pasti bagus-bagus. Tahun depan harus kembali lagi ke sini dengan performa, roster yang baru dan semangat yang baru,” lanjutnya.
Perjalanan anak asuh Arif Gunarto di Grup D masih panjang. Dalam tiga hari ke depan, mereka akan menghadapi dua lawan kuat yang berpotensi menentukan langkah menuju babak semifinal. Maranatha dijadwalkan bertemu Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) pada Selasa (9/6), sebelum menghadapi Universitas Surabaya (Ubaya) pada Kamis (11/6). (DT)
Belum ada jadwal pertandingan tersedia
Raih 2 Penghargaan Individu di Campus League Basketball Season 1
Kerasnya The Nationals Jadi Pelajaran bagi Deo
Banyak Mendapat Pengalaman dan Pembelajaran
Ice Bears Putri Raih Kemenangan Perdana
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.