Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.
Kab. Sumedang
Kalahkan Alya Zafira dari Gunadarman dengan Dua Gim

Maria Veronica Ngadien Prawesti dari Universitas Padjadjaran (Unpad) keluar sebagai juara tunggal putri Badminton Regional Bandung. Prawesti mengalahkan Alya Zafira dari Universitas Gunadarma dengan skor 15-9, 15-12 di GOR KONI Bandung, Rabu (16/9).
Prawesti langsung mengambil kendali sejak gim pertama. Permainan tunggal putri Unpad itu berjalan lebih efektif sehingga Alya harus bekerja keras untuk menjaga jarak.
Alya berusaha mengejar dan mencari celah untuk membalikkan tekanan. Namun, Prawesti mampu menjaga ritme permainan hingga memasuki poin-poin akhir. Prawesti akhirnya menutup gim pertama dengan skor 15-9.
Pertandingan berjalan lebih ketat pada gim kedua. Alya mencoba mengubah jalannya laga dengan tampil lebih agresif. Tekanan mulai diberikan untuk memaksa Prawesti kehilangan kendali permainan.
Poin demi poin pun berlangsung lebih rapat. Alya terus berupaya memangkas jarak, sementara Prawesti berusaha menjaga keunggulan yang sudah dimiliki.

Aksi Maria Prawesti saat laga final Regional Bandung. (Foto: Fahmi Abdushshofi/Campus League)
Memasuki fase akhir, Prawesti mampu kembali menemukan permainan terbaiknya. Ia menjaga fokus pada poin-poin krusial dan tidak membiarkan Alya membawa pertandingan ke gim penentuan. Prawesti akhirnya mengunci gim kedua dengan kemenangan 15-12.
Kemenangan dua gim langsung tersebut memastikan Prawesti menjadi juara tunggal putri Badminton Regional Bandung. Alya Zafira harus puas menempati posisi runner-up.
Meski Alya sempat memberikan perlawanan lebih ketat setelah interval, Prawesti mampu mempertahankan keunggulan hingga poin terakhir. Gelar juara pun akhirnya menjadi milik wakil Unpad setelah menang 15-9, 15-12. (GAP)
Yogyakarta
.png&w=3840&q=75)
Universitas Jenderal Soedirman
23 Oktober 2026
09.00 WIB

Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga

Universitas Tidar
23 Oktober 2026
14.00 WIB

Institut Teknologi Dirgantara Adisutjipto

Universitas Tidar
23 Oktober 2026
15.45 WIB

Universitas Gadjah Mada

Ingin Tampil Lebih Lepas Hadapi Unggulan Pertama

Gelar Bandung diraih, The Nationals menanti dalam hitungan hari
Maria Shinta Dampingi Prawesti Sejak Usia Dini
Kalahkan UPI dengan Skor 65-47