Jawa Barat
Pertahanan Jadi Fokus Evaluasi Usai Hadapi ULBI
Tim putra Universitas Pendidikan Indonesia langsung mengalihkan fokus usai meraih kemenangan perdana di Basketball Campus League Season 1 Regional Bandung. Evaluasi utama mereka kini tertuju pada defense jelang menghadapi salah satu tim unggulan, Institut Teknologi Harapan Bangsa (ITHB).
UPI sebelumnya tampil dominan saat menaklukkan Universitas Logistik dan Bisnis Internasional (ULBI) dengan skor 80-26 pada laga pembuka Grup B, Minggu (17/5). Kemenangan itu menjadi modal penting bagi skuad berjuluk Isola untuk menjaga peluang lolos ke fase Big 8.
Namun, tantangan sesungguhnya datang pada laga berikutnya. UPI dijadwalkan menghadapi ITHB pada Selasa (19/5) pukul 18.00 WIB di UPI Gymnasium. Duel ini diprediksi berlangsung ketat mengingat Arrows, nama tim basket ITHB, datang sebagai salah satu tim favorit di Regional Bandung.
Asisten pelatih UPI, Nurwahid Alhammadi, mengakui timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama dalam urusan defense. Menurutnya, para pemain masih terlalu mudah melakukan foul yang tidak perlu sepanjang pertandingan sebelumnya.
“Defense sih, kami banyak ambil foul yang gak perlu. Sistem defense harus diperbaiki, dari zone dan man to man, mungkin nanti juga ada strategi yang mengejutkan,” kata Nurwahid.
Ia ingin anak-anak UPI tampil lebih disiplin dan lebih siap menghadapi tekanan dari permainan cepat ITHB. Defense menjadi perhatian utama karena laga nanti dipastikan memiliki intensitas lebih tinggi dibanding pertandingan sebelumnya.
“Saya berharap anak-anak bisa bermain lebih baik lagi. Defense harus baik,” lanjutnya.
Meski lawan yang dihadapi berstatus unggulan, Nurwahid menegaskan timnya tetap percaya diri. Ia menilai seluruh tim di Basketball Campus League memiliki kesempatan yang sama selama mampu mempersiapkan diri dengan maksimal.
“Di atas kertas, ITHB memang bagus ya, tapi di satu sisi ya kita sama-sama latihan, mereka juga, jadi nanti kita lihat saja hasilnya,” tegasnya.
Bermain di kandang sendiri juga tidak dianggap sebagai keuntungan besar oleh UPI. Menurut Nurwahid, kondisi UPI Gymnasium yang masih baru membuat timnya juga tetap harus beradaptasi, sama seperti peserta lainnya.
“Engga juga. Ini kan lapangannya baru, ringnya baru, dan kami juga jarang latihan di gymnasium. Tapi anak-anak sudah cepat beradaptasinya,” ujarnya.
Meski begitu, kepercayaan diri tetap terlihat dari kubu UPI. Tim putra Isola datang ke Regional Bandung bukan sekadar meramaikan persaingan. Mereka membawa target jelas untuk melangkah jauh di turnamen ini.
Saat ditanya target tim musim ini, Nurwahid menjawab singkat namun tegas.
“Ke semifinal,” tegasnya. (GAP)
Belum ada jadwal pertandingan tersedia
Masa Pendaftaran Berlangsung hingga 3 Juli
Perkuat Ekosistem Olahraga Mahasiswa
Berharap Manfaatkan Fasilitas Kampus
Berharap Dukungan Penonton di UPI Gymnasium
Campus League 2026 merupakan platform kompetisi olahraga, akademik, dan pengembangan komunitas mahasiswa terbesar di Indonesia. Kami menyelenggarakan turnamen antar-perguruan tinggi nasional untuk cabang olahraga futsal, bola basket, dan bulu tangkis (badminton), serta kompetisi seni kreatif (art competition). Melalui program pembinaan student-athlete, kami fokus menyeimbangkan prestasi di lapangan dengan performa akademis di ruang kelas.
Setiap partisipan diwajibkan memenuhi kriteria indeks prestasi kumulatif (IPK) minimum dan menyelesaikan aksi kontribusi sosial nyata bagi masyarakat sekitar. Dengan kolaborasi bersama berbagai universitas terbaik di Indonesia dan didukung oleh sponsor terkemuka, kami berkomitmen melahirkan generasi muda Indonesia yang tangguh, berintegritas tinggi, berjiwa sosial, dan siap bersaing di kancah profesional dunia kerja.